Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi, menyampaikan pemaparan dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Samarinda, sebagai bagian dari konsolidasi menjelang pelaksanaan Konferda dan Konfercab. (Foto: Fathur)
Indcyber.com, SAMARINDA — Menjelang momentum penting Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur mulai memanaskan mesin konsolidasi. Salah satu langkah strategisnya diwujudkan melalui kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kaltim, Jalan A. Wahab Syahrani, Samarinda.
Suasana FGD berlangsung dinamis, dihadiri jajaran Fraksi PDI Perjuangan se-Kaltim, pengurus DPD, serta unsur pimpinan DPC dari 10 kabupaten/kota. Bukan sekadar pertemuan formal, forum ini menjadi ruang bertukar gagasan antar kader untuk memperkuat arah kebijakan partai menuju agenda politik jangka panjang.
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi DPP PDI Perjuangan Nomor 232/IN/DPP/SR/2025.
“Ada empat poin penting yang harus dilaksanakan, dan FGD ini menjadi salah satu tahapannya. Ini bagian dari persiapan menyeluruh menjelang Konferda dan Konfercab yang akan segera digelar,” ujarnya.
Peserta FGD terdiri dari unsur pimpinan DPC ketua, sekretaris, dan bendahara hingga anggota fraksi PDI Perjuangan di provinsi dan kabupaten/kota. Menurut Iswandi, jadwal pelaksanaan Konferda masih menunggu keputusan resmi DPP, namun diyakini akan berlangsung dalam waktu dekat.
“Kita menunggu arahan dari DPP, termasuk soal penunjukan ketua DPC dan DPD. Apa pun keputusan partai, kami siap menjalankannya,” tegasnya dengan nada optimis.
Dalam forum tersebut, pembahasan tak hanya berputar pada agenda struktural partai, tetapi juga merambah isu-isu strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mulai dari kesehatan, stunting, hingga ketahanan pangan menjadi bahasan serius.
“Kami ingin merumuskan arah kebijakan partai yang relevan dengan kebutuhan rakyat. FGD ini baru satu sesi, nanti dilanjutkan dengan pleno komisi-komisi untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih komprehensif,” tutur Iswandi.
Nantinya, seluruh hasil FGD akan disarikan menjadi rekomendasi yang menjadi panduan kerja partai di tingkat daerah selama lima tahun mendatang lengkap dengan tolok ukur keberhasilan dan mekanisme evaluasinya.
Melalui forum ini, PDI Perjuangan Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus menjadi partai pelopor yang berpihak pada rakyat, dengan konsolidasi sebagai pondasi dan ide sebagai arah gerak perjuangan.
Reporter: Fathur | Editor: Awang
Sejumlah perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kalimantan Timur berfoto bersama di depan Sekretariat APM Kaltim…
Dua pria terduga pelaku pengeroyokan diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang usai insiden kekerasan di…
Dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial MJ dan MH berhasil diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu.…
SAMARINDA, indcyber.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur resmi menetapkan status penahanan terhadap mantan Kepala Dinas…
KUTAI BARAT, indcyber.com – Kekecewaan mendalam disampaikan masyarakat bersama Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)…
Balikpapan, indcyber.com – Diduga melibatkan oknum" pejabat dilingkungan dinas pupr prov kaltim, praktik korupsi kembali…