Categories: BERANDAKaltim

Dampak Pemangkasan TKD 2026 terhadap Anggaran PUPR di Kalimantan Timur

Samarinda, indcyber.com – Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) untuk tahun anggaran 2026 di seluruh Indonesia memberi tekanan besar bagi anggaran belanja daerah — termasuk di Kalimantan Timur. Menurut laporan, alokasi TKD 2026 di level nasional dipangkas dari sekitar Rp 919 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp 693 triliun.

Akibatnya, anggaran untuk Dinas PUPR Kalimantan Timur – yang selama ini rutin menerima dana dari TKD untuk proyek infrastruktur dan pemeliharaan publik — turun drastis, kini dilaporkan berada di bawah Rp 1 triliun. Ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana anggaran sering menyentuh angka Rp 2–4 triliun.

Menurut Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, pemangkasan ini akan berdampak besar terhadap banyak proyek infrastruktur — mulai dari pembangunan jalan dan jembatan hingga pemeliharaan fasilitas publik — yang harus dievaluasi ulang atau ditunda.

Apa Kata Pemerintah Pusat dan Konteks Pemangkasan

Pemerintah pusat menyebut pemangkasan TKD bagian dari upaya efisiensi fiskal nasional. Alokasi TKD dialihkan sebagian ke “program pusat untuk daerah” yang dikelola langsung oleh kementerian/lembaga.

Di sisi rasio: porsi TKD terhadap total belanja negara dalam APBN terus menurun — dari ~35 % pada 2016, hingga diperkirakan tinggal ~18–19 % pada 2026.

Pemerintah memandang bahwa dengan penyaluran yang lebih terfokus, TKD harus diprioritaskan untuk pelayanan dasar publik — pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya — serta anggaran harus dipakai tepat sasaran.

Namun kebijakan ini menuai kritik keras: karena bagi banyak daerah dengan kapasitas fiskal rendah, TKD bukan sekadar “tambahan,” melainkan tulang punggung pembiayaan gaji ASN, layanan publik, dan pembangunan — termasuk infrastruktur dasar.

Dampak bagi Daerah: Proyek Infrastruktur dan Pelayanan Publik Terancam

Di sejumlah daerah, pemangkasan TKD sudah menyebabkan “guncangan” dalam perencanaan: proyek pembangunan jalan, jembatan, irigasi, pasar, dan fasilitas dasar ditunda atau skala pengerjaannya diperkecil.

Bahkan urusan mendasar seperti belanja rutin, gaji ASN/PPPK, dan layanan dasar bisa terpengaruh — terutama di kabupaten/kota dengan PAD kecil.

Dalam kasus di daerah lain, akibat pemangkasan, pemerintah daerah terpaksa memilih prioritas — menunda proyek non-esensial, memotong belanja modal, atau merevisi target pembangunan jangka menengah.

Dengan demikian, di Kalimantan Timur khususnya — di mana anggaran PUPR kini “jauh di bawah Rp 1 triliun” — sejumlah proyek penting berisiko tertunda, dan pemeliharaan infrastruktur publik bisa terabaikan jika tidak ada strategi mitigasi yang matang.(adv)

indcyber

Recent Posts

Kejar Target Juara Porprov 2026, IPSI Samarinda Gembleng Kedisiplinan Atlet

SAMARINDA,indcyber.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga…

14 hours ago

SKANDAL Rp5,9 MILIAR: Proyek “Sampah” PUPR Kaltim di Jalan R. Soeprapto Resmi Gagal, Aroma Korupsi Menyengat!

SAMARINDA, indcyber.com – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur…

15 hours ago

Soroti Celah Korupsi, Elemen Masyarakat Berau ‘Geruduk’ Kejati Kaltim: Warning Keras untuk DPRD Terkait Dana Pokir!

SAMARINDA, indcyber.com– Gerakan antikorupsi di Kalimantan Timur kembali merapatkan barisan. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati…

2 days ago

Hukum Tebang Pilih Polres Samarinda: Nama ‘Titin’ Menguap di BAP, Kuasa Hukum Billy Limpo Bongkar Bobroknya Penyidikan

SAMARINDA, indcyber.com – Aroma tebang pilih dan ketidakprofesionalan menyengat kuat dalam penanganan kasus dugaan penyelenggaraan…

4 days ago

Gelorakan HUT Bhayangkara ke-80, FRIC Samarinda Siap Bersinergi Jaga Marwah Institusi!

Bogor, indcyber.com– Momentum bersejarah menyelimuti seantero negeri. Tepat pada 1 Juli 2026, Kepolisian Negara Republik…

4 days ago

BOBROKNYA TATA KELOLA BANK KALSEL: Dugaan Skandal Outsourcing Kredit Rp600 Miliar, Negara Ditengarai Rugi Miliaran Rupiah!

BANJARMASIN, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi dan kongkalikong tersistematis menyeruak dari dalam tubuh PT Bank…

4 days ago