Berau, indcyber.com – Setelah sempat terhenti akibat kekosongan anggaran pada 2022 hingga 2023, proyek Dermaga Teluk Sulaiman akhirnya kembali menggeliat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau, Andi Marewangeng, menegaskan bahwa pembangunan dermaga strategis di wilayah pesisir selatan itu kini telah menunjukkan hasil nyata dan siap mendongkrak perekonomian daerah.
“Pada 2020 itu sempat turun anggaran dari provinsi untuk persiapan venue Forpro, kemudian turun lagi dana bantuan keuangan (bankeu) tahun 2021. Tapi pada 2022 sampai 2023 kosong, itulah kenapa proyek agak terlambat. Baru tahun 2024 ini ada kucuran dana dari APBD Berau sekitar Rp11 miliar,” jelas Andi Marewangeng.
Berkat dukungan dana tersebut, dermaga kini telah berfungsi optimal. Kapal berbobot hingga 1.000 ton sudah bisa bersandar di Teluk Sulaiman. Bahkan, kapal pengangkut semen dari Sulawesi Tengah rutin singgah hingga tiga kali dalam sebulan.
“Sekarang kapal dari Sulawesi Tengah membawa hasil panen, sapi, juga barang-barang kebutuhan lain. Aktivitas distribusi sudah berjalan dan kita juga mulai melakukan penarikan retribusi,” ujarnya.
Andi menambahkan, pada tahun 2025 pihaknya kembali mengusulkan tambahan anggaran sekitar Rp11–13 miliar untuk memperlebar dermaga agar bisa menampung dua kapal besar sekaligus. “Kalau nanti dua kapal bisa bersandar bersamaan, arus logistik akan lebih lancar. Ini akan menjadi peluang besar bagi ekonomi masyarakat pesisir,” imbuhnya optimis.
Ia menilai, keberadaan pelabuhan Teluk Sulaiman memiliki potensi besar untuk menjadikan Berau sebagai kabupaten pesisir yang maju dan mandiri. Apalagi wilayah ini merupakan jalur penting distribusi barang dan penumpang dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.
“Kalau nanti pemekaran kabupaten pesisir benar-benar terwujud, posisi dermaga kita ini akan berada di wilayah paling ujung, dan otomatis menjadi pelabuhan kebanggaan kabupaten baru itu,” tandasnya.
Andi juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Wakil Bupati Berau telah dua kali mengusulkan dukungan anggaran ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, namun belum mendapat respons positif. “Kami sudah dua kali menghadap ke provinsi, tapi belum ada hasil. Meski begitu, kami tetap optimis karena potensi wilayah pesisir ini sangat besar,” tutupnya.
Dengan aktifnya kembali Dermaga Teluk Sulaiman, Berau perlahan menunjukkan kesiapannya menuju kemandirian ekonomi daerah pesisir — sebuah langkah penting menuju pemekaran Kabupaten Pesisir Selatan yang tengah digodok pemerintah daerah.Aminuddin)
Sejumlah perwakilan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM) Kalimantan Timur berfoto bersama di depan Sekretariat APM Kaltim…
Dua pria terduga pelaku pengeroyokan diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang usai insiden kekerasan di…
Dua pelaku pencurian sepeda motor berinisial MJ dan MH berhasil diamankan jajaran Polsek Samarinda Ulu.…
SAMARINDA, indcyber.com– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur resmi menetapkan status penahanan terhadap mantan Kepala Dinas…
KUTAI BARAT, indcyber.com – Kekecewaan mendalam disampaikan masyarakat bersama Ormas Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)…
Balikpapan, indcyber.com – Diduga melibatkan oknum" pejabat dilingkungan dinas pupr prov kaltim, praktik korupsi kembali…