Novan Syahroni Pasie, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, (Foto : Fathur/indcyber.com)
Indcyber.com, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahroni Pasie, menyampaikan apresiasinya terhadap program “Gratis Pol” dan “Jos Pol” yang diluncurkan oleh Gubernur Kalimantan Timur. Hal ini disampaikannya kepada media usai acara launching program tersebut pada Senin (21/4/2025).
“Kami, khususnya warga Kota Samarinda, sangat menyambut baik program yang sudah dicanangkan oleh Gubernur. Ini program yang sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin mengejar pendidikan tinggi,” kata Novan.
Novan menegaskan, program pendidikan gratis ini menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi emas Kalimantan Timur di masa depan. Menurutnya, Pemerintah Kota Samarinda juga sepenuhnya mendukung program tersebut.
“Berkaitan dengan pelaksanaannya, insya Allah sesegera mungkin akan dilaksanakan sehingga masyarakat bisa menikmati program gratis ini. Saya di Komisi IV melihat bahwa memang ini ranahnya APBD Provinsi, dan persiapannya sudah dilakukan. Walaupun tahun ini belum bisa maksimal karena masih masa transisi, insya Allah di 2026 akan full berjalan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Novan menyebutkan bahwa program akan mulai berjalan di semester pertama tahun ini. “Tinggal nanti penyempurnaan di tahun 2026,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai program kesehatan gratis yang juga menjadi perhatian pemerintah pusat, Novan menyatakan prinsipnya adalah sinkronisasi antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.
“Seperti yang disampaikan Presiden melalui program ‘Astaga’ (Aksi Strategis Gizi Anak dan Remaja), kita harus bersinergi. Jika ada kekurangan di daerah, maka akan disempurnakan oleh pemerintah provinsi atau kabupaten/kota. Jadi program-program Presiden tetap bisa dinikmati hingga tingkat bawah,” katanya.
Novan mengingatkan bahwa program makan bergizi gratis, meski sudah berjalan, masih dalam proses penyempurnaan seiring masa transisi pemerintahan nasional.
“Tentu ini tidak mudah, mengingat kondisi inflasi yang juga tinggi. Penyesuaian harga bahan baku, koordinasi dengan Badan Gizi Nasional, semuanya harus dilakukan. Karena kondisi antar daerah seperti Samarinda, Kutai Barat, atau Mahakam Ulu itu berbeda-beda,” jelas Novan.
Ia menegaskan bahwa pada prinsipnya, program-program seperti pendidikan dan kesehatan gratis ini akan terus dilanjutkan.
“Itu adalah janji Presiden, dan pelaksanaannya tetap berjalan. Memang bertahap, tetapi intinya program itu terus berproses,” pungkasnya.
Sebagai informasi, program “Gratis Pol” dan “Jos Pol” merupakan inovasi Pemprov Kaltim untuk memberikan kemudahan akses pendidikan dan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur, sejalan dengan visi membangun sumber daya manusia yang unggul menuju generasi emas 2045.
Reporter : Fathur | Editor : Awang | ADV
SANGA-SANGA, indcyber.com– Praktik lancung perampokan sumber daya alam di Kalimantan Timur kian menunjukkan wajah aslinya…
SAMARINDA, indcyber.com – Polemik penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Staf Khusus dan Tenaga Ahli oleh…
Pelaku dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi saat diamankan di Polresta Samarinda (kiri) serta barang bukti berupa…
SAMARINDA, indcyber.com – Tabir gelap menyelimuti sengketa lahan seluas ± 45 hektar di Kalimantan Timur.…
Kejaksaan Harus Bongkar Kedok "Sesuai Aturan" di Balik Bocornya 750 Ribu Ton Batu Bara Ilegal!…
SAMARINDA, indcyber.com – Di saat Presiden Prabowo Subianto sedang "mengencangkan ikat pinggang" negara melalui Inpres…