Harun Al Rasyid :Tiang Penangkal Petir Islamic Center Nyaris Jatuh,Harus Ditangani Serius

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Peristiwa nyaris jatuhnya tiang penangkal petir di Islamic Center Samarinda itu terjadi, Senin (7/10/2019). Saat itu, sedang terjadi hujan deras disertai petir di Kota Samarinda.

Atas kejadian tersebut, Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) telah melakukan langkah antisipasi, mulai dari memasang garis pengamanan disekitar bawah menara, hingga mengikat tiang agar tidak terjatuh.

Hal ini seperti dijelaskan Kasi Mekanik dan Elektrik, Bagian Sapras BPIC, Muhammad Hidayat. Masih menurut Hidayat, untuk melakukan perbaikan tiang penangkal petir tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 226 Juta dan pihak BPIC juga sudah lama mengajukan anggaran tersebut ke Pemprov Kaltim namun hingga saat ini belum ada respon.

Harun Al Rasyid, S.H
DPRD Provinsi Kalimantan Timur

Menyikapi permasalahan tersebut anggota DPRD Kaltim periode 2019-2024 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H Harun Al Rasyid mengatakan jika kejadian tersebut sudah sangat darurat.

“Penangkal petir di Islamic Center yang nyaris jatuh tersebut sudah sangat darurat dan harus segera ditangani, jangan sampai menimbulkan dampak yang tidak kita diinginkan atau membahayakan jama’ah, “ujar H Harun Al Rasyid saat dihubungi indcyber.com via telepon selulernya di sela sela agenda orientasi anggota DPRD se Indonesia di Kemendagri, Senin (7/10/2019).

Terkait pengajuan permohonan anggaran untuk perbaikan penangkal petir yang memang sudah lama terlihat miring hingga nyaris jatuh pihak Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri terkesan lamban.

“Untuk anggaran perbaikan tiang penangkal petir tersebut memang tidak sedikit dan ini sudah menjadi kewajiban Pemprov Kaltim untuk menganggarkan apalagi saya dengar sudah lama pihak BPIC ngajukan anggaran tersebut. Seharusnya mekanismenya seperti apa, harus dipelajari dulu, yang jelas jangan dipersulitlah, apalagi untuk rumah ibadah kebanggaan ummat Islam Kaltim dan terbesar di Asia Tenggara, “pungkas Politisi PKS Dapil Kutim, Berau, Bontang. (sp)

Redaksi -

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

11 hours ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

4 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

4 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

5 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago