Categories: BERANDASamarinda

Perlu Rp 226 Juta Untuk Perbaikan Tiang Penangkal Petir Masjid Baitul Mutaqqin

INDCYBER.COM, SAMARINDA – Salah satu ikon religi yang terkenal dengan bangunan Masjid terbesar di Asia Tenggara yaitu Islamic Center di Samarinda Kalimantan Timur mendapat masalah. Pasalnya, tiang penangkal petir di masjid tersebut nyaris jatuh.

Penangkal petir itupun bukanlah berukuran kecil, melainkan memiliki panjang sekitar 7 meter dan terbuat dari kuningan padat.

Peristiwa nyaris jatuhnya tiang penangkal petir di Islamic Center Samarinda itu terjadi pagi hari ini, Senin (7/10/2019). Saat itu, sedang terjadi hujan deras disertai petir di Kota Samarinda.

Atas kejadian tersebut, Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) telah melakukan langkah antisipasi, mulai dari memasang garis pengamanan disekitar bawah menara, hingga mengikat tiang agar tidak terjatuh.

Hal ini seperti dijelaskan Kasi Mekanik dan Elektrik, Bagian Sapras BPIC, Muhammad Hidayat.

“Sudah kita pasang garis pengamanan di bawah menara, apalagi disini banyak anak-anak, ini untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

“Tadi pagi saat hujan deras disertai petir. Ini penangkal petir yang ada di tiang, sepertinya kesambar petir makanya patah,” ujarnya

Pemasangan tali pengamanan di atas menara tepat di tiang dilakukan oleh tenaga profesional, yakni dari relawan panjat tebing yang telah berpengalaman.

Direncanakan tiang tersebut akan diturunkan, lalu kembali dipasang. Namun, saat ini pihaknya terkendala biaya untuk perbaikan tiang menara. Hal ini karena dibutuhkan dana yang tak sedikit untuk perbaikan itu.

Diperlukan kurang lebih Rp 226 Juta untuk perbaikan tiang menara.

“Anggaran kita terbatas, penawaran untuk perbaikan tiang menara sekitar Rp 226 Juta,dari dulu sudah mengajukan anggaran guna perbaikan namun hingga saat ini tidak ada realisasi dari Pemprov Kaltim, “pungkasnya.

Pengelola BPIC sangat berharap dengan adanya kejadian tersebut Pemerintah Provinsi Kaltim dalam hal ini Gubernur Kaltim bisa menyisihkan anggaran untuk perbaikan penangkal petir rumah Allah tersebut. (sp)

Redaksi -

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

10 hours ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

3 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

4 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

5 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago