JARINGAN MUDA PEMBAHARUAN MENGGELAR AKSI DAMAI DI KEJAKSAAN NEGERI SAMARINDA

Indcyber.com, Samarinda -Jaringan Muda Pembaharuan (Jamper) menggelar aksi damai dihalaman kantor Kejaksaan Negeri Samarinda, aksi digelar mulai jam 12 dengan jumlah massa 12 orang, aksi dikoordinir langsungkan oleh Achmadi selaku korlaap, Rabu(23/05/2018)

Para pendemo ingin menanyakan kejelasan kasus yang selama ini ditangani Kejaksaan Negeri banyak yang dihentikan padahal mereka jelas melanggar ,dalam orasinya para pendemo menyerukan agar pihak Kejari Samarinda untuk menuntaskan kasus kasus tunggakan diantaranya kasus BLH Samarinda, Kasus Yayasan Masyarakat Singkong, kasus Deposito APBD Kota Samarinda tahun 2013 -2015 senilai 500 Milyar dengan dugaan adanya kekurangan bunga deposito sekitar Rp 4,5 Mau,selain itu mereka juga menuntut pihak kejaksaan untuk mengembalikan aset para karyawan Komura senilai Rp 282 Milyar yang dijanjikan akan dikeluarkan tapi hingga saat ini masih nihil.

Perwakilan aksi saat itu juga langsung diterima oleh Kasubag Pembinaan Romly, Kasi Pidum Zainal, Kasi Pidsus Jhonsone Silitonga, SH serta didampingi Jaksa Fungsional Yudi Satrio serta Bayu Permadi diruang Kasubag Pembinaan. Achmadi menyampaikan apa pertimbangannya sehingga banyak kasus yang dihentikan dia meminta Kejaksaan bersikap terbuka disisi lain Achmadi juga menanyakan aset seluruh karyawan Komura agar dikembalikan kepada yang lebih berhak, agar pihak kejaksaan menggunakan hati nuraninya apalagi ini sudah mendekati lebaran.

Satu pertanyaan langsung di jawab oleh Kasi Pidum jika sampai saat ini pihak kejaksaan belum da terima petikan putusan dari Mahkamah Agung.

“Mengenai pengembalian aset Komura yang senilai Rp 282 Milyar tetap kami kembalikan tapi tunggu putusan MA sebenarnya, kita pelajari dulu, bila semua sudah selesai pasti kami kembalikan, “tutur Kasi Pidum Kejari Samarinda Zainal

Giliran Kasi Pidsus menanyakan kelengkapan data data tentang penghentian kasus BLH dan Kasus Deposito APBD Kota Samarinda tapi Achmadi mengatakan jika dapat informasi hanya melalui membaca media bukan data yang valid.

“Data -data yang anda orasikan lengkap tidak, kalau hanya melalui media gimana saya mau menyikapi,lengkapi dulu datanya baru kesini lagi,”ujarnya

Ternyata demo hanya tangan hampa karena semua data tidak lengkap. (slamet pujiono)

 

 

Redaksi

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

6 hours ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

3 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

3 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

4 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago