Kesenjangan Antara Kawasan Elit Dan Pinggiran Di Kota Samarinda Jelas Terlihat, Rudy Mas’ud Berjanji Jawab Tantangan Akses Dan Kesejahteraan Warga Pinggiran

Indcyber.com, Samarinda – Kesenjangan antara masyarakat elit dan pinggiran di Kota Samarinda menjadi sorotan dalam kunjungan calon Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, ke wilayah Jembatan Kayu Ulin. 

Rudy bersilaturahmi dengan keluarga besar yang tinggal di area tersebut, meninjau langsung kondisi warga yang menghadapi akses jalan yang hanya menggunakan jembatan kayu dan minimnya infrastruktur dasar seperti air bersih. 

Acara ini diadakan atas undangan Hamzah, salah satu warga yang sudah bermukim di kawasan itu selama lebih dari 40 tahun, Rabu (9/10/2024).

“Saya melihat situasi di sini memang butuh perhatian khusus, terutama soal air bersih dan akses jalan. Jalan yang miring-miring harus segera dibenahi karena ini berada di tengah kota. Harapannya, ke depan warga bisa memiliki akses jalan yang layak agar mobilitas mereka, baik sepeda motor maupun mobil, bisa lebih mudah,” ujar Rudy Mas’ud.

Rudy menegaskan pentingnya kehadiran fisik seorang pemimpin untuk mengetahui kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar menerima laporan.

 “Seorang pemimpin ke depan harus mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan. Dengan begitu, kita bisa meminimalisir kesenjangan antara yang kaya dan miskin, serta mewujudkan pemerataan pembangunan dan fasilitas publik,” tambahnya.

Sementara itu, warga setempat, Mama Frans, mengungkapkan bahwa Rudy adalah calon gubernur pertama yang menyempatkan diri untuk berkunjung ke kampung mereka, setelah sekian lama merasa terisolasi. 

“Sejak dulu, tidak ada gubernur yang datang ke kampung ini. Baru kali ini ada Bapak Rudy Mas’ud setelah Pak Andi Harun yang berkunjung. Padahal, ekonomi warga di sini tidak sepenuhnya rendah, tapi karena jalan yang terisolir, kami jadi seperti tidak dianggap,” kata Mama Frans.

Hj. Masliyati, Ketua RT 33 di Jembatan Kayu Ulin, menjelaskan bahwa warga sangat berharap perbaikan akses jalan dan infrastruktur di sepanjang pinggir sungai. Menurutnya, jalan yang ada saat ini rusak parah dan butuh perhatian serius. 

“Kami sering kali memperbaiki jalan dengan swadaya, tapi setelah satu atau dua bulan rusak lagi. Harus ada solusi permanen, termasuk mencari jalan alternatif sebelum melakukan pembongkaran,” ujar Hj. Masliyati.

Dengan jumlah sekitar 400 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan tersebut, kebutuhan akan infrastruktur dasar sangat mendesak. Rudy Mas’ud menegaskan bahwa masalah ini akan menjadi prioritasnya jika terpilih sebagai gubernur, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh Kota Samarinda.

“Harapan kami sebagai warga pinggiran adalah agar pembangunan di sini setara dengan kawasan-kawasan lain di Samarinda. Kami ingin merasakan kemajuan yang sama, terutama dalam akses jalan yang layak dan pembangunan infrastruktur lainnya,” pungkasnya

Kesenjangan antara kawasan elit dan pinggiran di Samarinda jelas terlihat, namun kunjungan Rudy Mas’ud membawa harapan baru bagi warga Jembatan Kayu Ulin. Jika terpilih, ia berjanji akan mengutamakan pemerataan pembangunan demi kemajuan Samarinda secara menyeluruh.#

Reporter : Indra | Editor : Awang

Awang

Recent Posts

SKANDAL DOKUMEN TERBANG: Mafia Batu Bara Sanga-Sanga ‘Kangkangi’ Hukum, KSOP Samarinda Tutup Mata?

SANGA-SANGA, indcyber.com– Praktik lancung perampokan sumber daya alam di Kalimantan Timur kian menunjukkan wajah aslinya…

7 hours ago

SK ‘Mundur’ Gubernur Kaltim: Pengembalian Uang Bukan Pintu Maaf, Ancaman Pidana Menanti 43 Penerima Aliran Dana

SAMARINDA, indcyber.com – Polemik penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Staf Khusus dan Tenaga Ahli oleh…

8 hours ago

Modus Isi Berulang Terbongkar, Polisi Ringkus Pelaku Penyalahgunaan Pertalite di Samarinda

Pelaku dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi saat diamankan di Polresta Samarinda (kiri) serta barang bukti berupa…

8 hours ago

Kedok “Jenderal” di Balik Dugaan Penyerobotan Aset Koperasi Kalimanis Group!

SAMARINDA, indcyber.com – Tabir gelap menyelimuti sengketa lahan seluas ± 45 hektar di Kalimantan Timur.…

1 day ago

SKANDAL EKSPOR BATU BARA BPN-ICI Hajar Bea Cukai Samarinda

Kejaksaan Harus Bongkar Kedok "Sesuai Aturan" di Balik Bocornya 750 Ribu Ton Batu Bara Ilegal!…

1 day ago

Pesta Pora di Atas Instruksi Presiden, Ironi Kemewahan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

SAMARINDA, indcyber.com – Di saat Presiden Prabowo Subianto sedang "mengencangkan ikat pinggang" negara melalui Inpres…

2 days ago