Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Serap Aspirasi Warga Desa Purwajaya dalam Reses Tahap II

Indcyber.com, Tenggarong – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, melaksanakan reses tahap II masa sidang III di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Purwajaya, Adi Sucipto, beserta jajaran perangkat desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta puluhan warga yang antusias mengikuti jalannya dialog.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Yani membuka ruang dialog interaktif dengan masyarakat untuk menampung berbagai aspirasi dan keluhan seputar kebutuhan pembangunan desa. Beragam usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan infrastruktur dasar, penyediaan fasilitas umum, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga kesiapan menghadapi dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berdekatan dengan wilayah Kukar.

Ahmad Yani menegaskan bahwa setiap aspirasi yang diterima akan menjadi bahan pertimbangan penyusunan program pembangunan tahun 2026 dan seterusnya. Namun demikian, ia juga menjelaskan adanya tantangan keuangan daerah, di mana defisit anggaran Kabupaten Kukar tahun 2025 mencapai sekitar Rp955 miliar. Kondisi ini, kata Yani, berpotensi menyebabkan pengurangan bahkan penghapusan beberapa program dalam APBD Perubahan.

“Kalau dipaksakan, maka kegiatan itu tidak bisa dibayarkan oleh pemerintah. Jadi masyarakat harus memahami kondisi ini,” ujar Yani, yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) V meliputi Kecamatan Loa Janan, Loa Kulu, dan Samboja Barat.

Melalui kegiatan reses ini, Ketua DPRD Kukar berharap masyarakat dapat terus berperan aktif dalam proses pembangunan daerah serta memahami dinamika kebijakan fiskal yang tengah dihadapi pemerintah daerah.(AJ)

indcyber

Recent Posts

Seno Aji Tegaskan Pesantren Harus Aman: Satgas PRA Resmi Dibentuk se-Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang bebas dari kekerasan dan perundungan resmi…

14 hours ago

Skandal Aset IPA Loa Bakung: Perumda Tirta Kencana Samarinda Gunakan Aset Pemkot Tanpa Legalitas Penyertaan Modal, BUMD dan BPKAD Diduga Tabrak Aturan!

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…

1 day ago

Dibalik Piala Bertabur Gelar: Ironi Penghargaan Pembangunan Kaltara dan Dugaan Pengabaian Hak Konstitusional Warga Krayan

TANJUNG SELOR, indcyber.com— Sebuah ironi besar tersaji dalam panggung pemerintahan Kalimantan Utara. Di saat Gubernur…

1 day ago

Kereta Gantung Maut dan Pembiaran Kawasan Hutan: Menelusuri Potensi Pelanggaran Hukum Pemkab Kukar di Santan Ulu

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang menolak membangun…

1 day ago

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

2 days ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

2 days ago