Categories: BERANDASamarinda

Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci, Pemkot Samarinda Dorong Penguatan Bank Sampah

Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan, berfoto bersama para penerima penghargaan Bank Sampah Unit (BSU) Terbaik Kota Samarinda Tahun 2025 usai prosesi penyerahan hadiah yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Ballroom Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Kamis (30/10/2025). (Foto: Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda terus memperkuat upaya pengurangan sampah melalui gerakan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi. Upaya ini kembali ditegaskan dalam acara Penyerahan Penghargaan Pengelola Bank Sampah Unit Terbaik Tahun 2025 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda di Ballroom Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Kamis (30/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Hero Mardanus Satyawan mewakili Wali Kota Andi Harun, serta diikuti oleh pengelola bank sampah dari berbagai kecamatan. Dalam kesempatan itu, Pemkot memberikan apresiasi kepada 10 unit bank sampah terbaik, kecamatan dan kelurahan pembina terbaik, serta pengumpul sampah terbanyak yang berkontribusi dalam menjaga kebersihan Kota Tepian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat gerakan lingkungan yang berkelanjutan melalui inovasi dan partisipasi warga.

“Kami memberikan apresiasi kepada para penggiat lingkungan yang berperan nyata dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Suwarso.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi bentuk motivasi bagi pengelola dan pembina bank sampah agar terus berinovasi. Saat ini, kata Suwarso, terdapat 90 unit bank sampah aktif di Samarinda dengan sekitar 490 nasabah aktif. Meski peningkatan jumlah unit belum signifikan, namun partisipasi warga semakin luas.

Beberapa bank sampah bahkan telah berkembang menjadi lembaga keuangan mikro berbasis lingkungan. Mereka memberikan pinjaman dana tanpa bunga bagi anggota dengan sistem administrasi sederhana, menandakan bahwa konsep pengelolaan sampah kini juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat.

DLH juga berupaya memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas lokal. Mahasiswa didorong untuk terlibat dalam pendampingan dan inovasi sistem pengelolaan bank sampah.

“Kolaborasi antara mahasiswa dan DLH harus berjalan dua arah. Jangan hanya sebatas kegiatan seremonial, tapi harus ada hasil nyata bagi lingkungan,” tegasnya.

Suwarso berharap, penghargaan ini dapat menjadi pemicu munculnya lebih banyak inisiatif lokal dalam menjaga kebersihan kota. Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya diukur dari volume yang berkurang, tetapi juga dari perubahan perilaku masyarakat.

“Ini bukan semata soal nilai ekonomi. Siapa pun yang mencintai lingkungan, kebaikan dan keamanan akan kembali padanya,” pungkasnya.

Reporter: Fathur | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

12 hours ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

4 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

4 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

5 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago