Lagi,Komisi IV DPRD Kaltim Kunjungan Kerja Ke Kutai Kartanegara

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim H Rusman Yakub menerima cinderamata dari Kepala UPTD Museum Mulawarman Kukar Joko Rukmono.

INDCYBER.COM,KUKAR-Kepala UPTD Museum Mulawarman menerima kunjungan kerja dari Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), peninjauan langsung di wilayah museum yang memiliki luas sekitar 3,5 hektare.

Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim, yang hadir yakni, Ketua Komisi IV Rusman Yaqub, Wakil Ketua Komisi IV Elly Hartati, Sekretaris Komisi IV Salehuddin beserta anggota Puji Setyowati, Fitri Maisyaroh dan Jawad Sirajuddin.

Disambut langsung oleh Kepala UPTD Museum Mulawarman, Joko Rukmono, menyampaikan kepada para anggota dewan, untuk sementara waktu Museum Mulawarman di tutup. Hal itu berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Kaltim No 360/K.645/2020 tentang Perpanjangan Ketiga Penetapan Kejadian Luar Biasa Dengan Status Tanggap Darurat Bencana Penyakit Akibat COVID-19 di Kaltim.

Kepala UPTD Museum Mulawarman, Joko Rukmono mengatakan, masih banyak kekurangan yang ada di museum seperti pelayanan, sarana dan prasarana (sarpas), serta mentata kembali bagi para
pengunjung hingga anak sekolah maupun perguruan tinggi.

“Dengan adanya kunjungan beliau kita akan disupprot untuk kemajuan museum, karena museum ini merupakan sejarah pertama di Indonesia dan tertua.Dari wisatawan mancanegara banyak yang berbondong-bondong kesini,” katanya, Rabu, (13/1/2021).

Kemudian, Joko ini mengungkapkan, di lantai bawah yang berisi koleksi keramalogi sebanyak 581 buah, jika hujan deras akan terendam air. Hal itu dikarenakan, kurangnya fungsi dari drainase museum.

“Kalau hujan deras itu banjir, jadi di lantai bawah selalu kemasukkan air dari kanal yang ada di belakang. Kami berharap agar diberikan pembuatan dan perbaikan drainase,” ungkapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub merespon masukkan dari Kepala UPTD Museum Mulawarman. Ia mengatakan, harus ada perbaikan dan modernisasi museum.

“Kami banyak menyerap masalah-masalah, saya kira perlu ada gedung teater mini yang memberikan edukasi secara visual. Sejarah terbentuknnya Kerajaan Kukar,” ucapnya.

Rusman Yaqub berharap, dengan adanya kunjungan kerja dan mendengar langsung permasalahan yang ada di Museum Mulawarman, dapat membantu dan mengembalikan masa kejayaan museum secara modernisasi.

“Kita berharap pembangunan nilai budaya iyu, jangan hanya di kertas saja,” harapnya.

Penulis: Slamet Pujiono
Editor: Redaksi

Redaksi -

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

1 week ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

1 week ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

2 weeks ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

2 weeks ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

2 weeks ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

2 weeks ago