Limbah PT Kutai Ternak Mandiri di Duga Cemari Lingkungan

Indcyber.com Karya Merdeka – Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Pusat Senin (6/11) menurunkan Tim Investigasi ke KM 25 Kelurahan Karya Merdeka meninjau langsung dampak pencemaran limbah perternakan ayam di RT 27 dan 31 oleh PT. Kutai Ternak Mandiri.

Ketua RT 31 Endah Anggorowan saat di temui mengatakan limbah ini sudah berlangsung lama, dan baru di tangani setelah ada surat pengaduan dari DPD LAI Kaltim.

Ketua RT 31 Endah Anggorowan

“ warga kami ada sekitar 30 yang terdampak, ada sebagian telah menerima santunan, akan tetapi warga tetap meminta kepada KTM untuk memperbaiki system pembuangan Limbah ini, sehingga kedepan baik warga dan perusahaan sama-sama nyaman. “ Kata Bu RT 31 Endah.

Menurut Endah ada dua jenis dampak yang di akibatkan pencemaran limbah ini yaitu Bau yang menyengat serta lalat, hasil dari dinas kesehatan yang turun juga mengatakan bahwa kondisi itu tidak baik untuk kesehatan masyarakat dalam jangka waktu yang lama.

Saat turun di Lokasi di maksud, terlihat ada aktifitas galian C sedang berusaha menutup limbah yang membanjiri di sekitarnya. Ada 3 alat exsavator PC 200 dan Greder, mengeruk tanah perbukitan di sekitar peternakan di dorong untuk menutupi kumbangan – kumbangan limbah, sesekali tim menutup hidung karena bau yang menyengat, bahkan bau limbah ini sampai radius 1 KM.

RT. 27 Saidi Syhrianto bersama Ketua TIM Investigasi LAI Suryadinata

“ Dari Informasi Ketua RT 27, galian C ini sudah mengantonggi ijin, akan tetapi Lurah Karya merdeka secara tegas mengatakan tidak ada ijin galian C yang peruntukannya untuk menutup limbah pencemaran perternakan ayam. Sebenarnya ini sudah salah apparat kepolisian segera secepatnya menertibkan.” Kata Suryadinata Ketua Tim.

Ketua TIM Investigasi LAI Suryadinata dan Ketua DPD LAI Kalimantan Timur H Haris yang melihat secara langsung, meminta instansi terkait di pemerintahan Kabupaten kutai kartanegara untuk bertindak dengan cepat, kasus dugaan pencemaran Limbah ini juga segera dilaporkan ke Instansi yang lebih tinggi agar mereka semua di proses hokum untuk mempertanggung jawabkan bila mana mereka melangar PP 27 tahun 1999 dan Undang undang 32 tahun 2009 serta pelanggaran tidak memiliki Ijin Galian C. (***)

Lurah Karya Merdeka Hambiyah

indcyber

Recent Posts

MELONJAK Rp3,6 MILIAR DALAM SETAHUN, KPK DIMINTA USUT REKENING GENDUT SEKPROV KALTARA

TANJUNG SELOR, indcyber.com – Transparansi anggaran dan integritas pejabat publik di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

2 hours ago

NYAWA BURUH MURAH DI MATA KORPORASI: Tragis, Dua Pekerja Tewas Tertimbun di Site RCI Bakungan, Operasional Justru Tetap “Gas Pol”!

Tenggarong. Indcyber.com – Dunia ketenagakerjaan dan pertambangan di Kalimantan Timur kembali bernoda darah. Insiden kecelakaan…

4 hours ago

GEMPA DAHSYAT M 8,2 GUNCANG FILIPINA: ALARM TSUNAMI BERBUNYI DI MINDANAO HINGGA UTARA INDONESIA

MANILA, indcyber.com— Gempa bumi tektonik berkekuatan sangat besar, Magnitudo 8,2, mengguncang wilayah Filipina selatan pada…

4 hours ago

Dihadiri Gubernur hingga Sultan, Resepsi Pernikahan Nabilla dan Yovi Berlangsung Khidmat di Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com – Suasana penuh khidmat, kebahagiaan, dan nuansa kekeluargaan kental mewarnai resepsi pernikahan pasangan…

4 hours ago

Dibalik Topeng ‘Rekonsiliasi’: Teka-Teki Rp332 Miliar Dana Reboisasi Kaltara, Transparansi atau Upaya Menutupi Borok?

TANJUNG SELOR, indcyber.com – Upaya menggiring opini publik dengan dalih "meluruskan informasi" terkait teka-teki hilangnya…

2 days ago

Gerindra Samarinda Kunci Barisan Menuju Pilkada: Sepakat Usung Hilmi Abdullah, Targetkan Keberlanjutan Program Probebaya

SAMARINDA, indcyber.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Samarinda mengambil langkah politik strategis…

2 days ago