Categories: Kutai Kartanegara

Muhammad Rafi Meninggal Saat Jatuh ke Sungai di Depan Dermaga Museum Mulawarman

Indcyber.com, Tenggarong – Seorang anak laki – laki berusia 12 tahun bernama Muhammad Rafi, Warga Mangkuraja gang Bentian Rt. 68 No. 38 Kelurahan Loa Ipuh Kecamatan Tenggarong terjatuh dan tenggelam saat menyaksikan erau pada acara prosesi mengulur Naga bersama temannya di pinggiran Sungai, minggu (29/7/18) siang.

Rafi, tenggelam di sungai Mahakam depan Musium mulawarman, Jenazah baru di temukan Tim SAR BPBD Kukar sekitar pukul 15.00  tidak jauh dari lokasi korban terjatuh sekitar 15 meter, dimana korban tersangkut pada batang yang berada di dasar sungai, setelah di evakuasi korban langsung di bawa ke rumah korban Jl. Mangkuraja gang Bentian Rt. 68 No. 38 Kel. Loa Ipuh Kec. Tenggarong.

Menurut penuturan saksi, RAEHAM (12), MUHAMMAD RIO RAHMADAN (11) dan IRWANSYAH )11) masing – masing warga Jalan Danau Lipan Rt 28 Kelurahan Melayu, Jalan  Mangkuraja Rt 22 Kel Loa Ipuh Tenggarong dan Jalan Danau murung Kelarahan Melayu Tenggarong. Kejadian berawal saat mereka sedang duduk di atas turap sungai menyaksikan seni danbbudaya adat kutai erau prosesi mengulur naga, karena padat banyak memanfaatkan naik di atas turap untuk menonton, tiba-tiba mendengar suara sesuatu yang jatuh ke sungai tersebut. Lantas, Saksi pun segera melihat ke lokasi yang diduga menjadi tempat jatuhnya korban.

Tidak berapa lama Tim Polres dan SAR BPBD Kukar pun sampai ke lokasi kejadian dan turut melakukan pencarian terhadap korban dan berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

“Pada hari tanggal tesebut diatas korban bersama saksi berada di pinggir dermaga depan museum Mulawarman sedang mengikuti acara Berlimbur Erau Adat Kukar, tiba-tiba setelah acara prosesi mengulur Naga korban terjatuh ke sungai dan tenggalam, pada pukul 15.00 wita jenazah korban ditemukan oleh Tim SAR BPBD Kukar tidak jauh dari lokasi korban terjatuh,” Ujar Kapolres. Kukar AKBP Anwar Haidar.

Ditambahkan, Dari pihak keluarga korban menolak untuk di lakukan autopsi maupun visum et revertum, dan akan membuat surat pernyataan penolakan. Jenazah di kebumikan sore ini juga di kuburan muslimin kelambu kuning kel. Melayu Tenggarong kab. Kukar.(FZ)

indcyber

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

1 day ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

4 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

4 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

6 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

6 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

6 days ago