Pandangan Umum  5 Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD TA 2019

Indcyber.com, SENDAWAR – Sidang Paripurna II masa sidang III Tahun 2019, tentang pandangan umum Lima fraksi terhadap Raperda APBD tahun 2019, berlangsung diruang sidang utama DPRD Kutai Barat (Kubar), pada Jumat (6/9/2019).

Fraksi PDIP yang dibacakan Yudi Hermawan mengatakan bahwa, sejauh ini fraksi PDIP melihat bahwa apa yang sudah dilakukan saudara bupati Kubar bersama seluruh jajarannya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat sudah cukup terakomodir.

Dikatakan Yudi Hermawan bahwa, pandangan umum fraksi PDI Perjuangan atas nota pengantar rancangan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten  Kutai Barat, tahun anggaran 2019.

“ Kami berharap nilai – nilai kebersamaan dan kemitraan yang baik sebagai mitra kerja yang sejajar lurus membangun Kubar yang kita banggakan ini, menuju terwujudnya Kubar yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kuwalitas sumber daya manusia, ” kata Yudi Hermawan.

Senada dengan apa yang disampaikan keempat (4) Fraksi lainnya, seperti Fraksi Amanat Gerakan Sejahtera, Fraksi Gabungan Hanura, Nasdem dan Perindo, Fraksi Golongan Karya, dan Fraksi Demokrat, bahwa siap mendukung Raperda Perubahan TA 2019.

Sementara itu Sekdakab Yacob Tullur yang mewakili Bupati FX. Yapan usai sidang mengatakan kepada wartawan bahwa, pemerintah akan menjawab apa yang disampaikan oleh lima Fraksi, dan apa yang menjadi pertanyaan daripada fraksi – fraksi tersebut.

Yacob Tullur menuturkan bahwa nanti di pandangan akhir fraksi ada persamaan didalam pelaksanaan APBD kedepannya.

“ Cuma ada sedikit masalah ke khawatiran – khawatiran aja dari pemerintah apa yang disampaikan para fraksi, ternyata mereka menyetujui saja apa yang ada dalam Raperda perubahan tersebut,” kata Yacob Tullr.

Yacob Tullur mengatakan bawa, Itulah tujuan daripada mitra kerja antara pemerintah dan DPRD, karena fungsi dari DPRD sendiri adalah sebagai penganggaran, pengawasan dan legislasi, DPR mengawasi pekerjaan pemerintah, sedangkan pemerintah melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan visi dan misi daerah itu sendiri.

Sekedar diketahui bahwa APBD Kutai Barat TA 2019 sebesar Rp. 2,31 Trilyun, sedangkan APBD perubahan perubahan Rp. 2,57 Trilyun. (arf)

Redaksi

Recent Posts

Seno Aji Tegaskan Pesantren Harus Aman: Satgas PRA Resmi Dibentuk se-Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang bebas dari kekerasan dan perundungan resmi…

22 hours ago

Skandal Aset IPA Loa Bakung: Perumda Tirta Kencana Samarinda Gunakan Aset Pemkot Tanpa Legalitas Penyertaan Modal, BUMD dan BPKAD Diduga Tabrak Aturan!

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…

2 days ago

Dibalik Piala Bertabur Gelar: Ironi Penghargaan Pembangunan Kaltara dan Dugaan Pengabaian Hak Konstitusional Warga Krayan

TANJUNG SELOR, indcyber.com— Sebuah ironi besar tersaji dalam panggung pemerintahan Kalimantan Utara. Di saat Gubernur…

2 days ago

Kereta Gantung Maut dan Pembiaran Kawasan Hutan: Menelusuri Potensi Pelanggaran Hukum Pemkab Kukar di Santan Ulu

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang menolak membangun…

2 days ago

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

3 days ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

3 days ago