Categories: BERANDAKutai Timur

Pemkab Kutim luncurkan E-Retribusi PIS Diharapkan Terus Genjot PAD

Indcyber.com, SANGATTA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Pemkab Kutim Suroto didampingi Direktur Kepatuhan Bankaltimtara Andi Hadiwijaya, perwakilan Bank Indonesia Paulus BW Sopawena, Pimpinan Bankaltimtara Cabang Sangatta Rusandi Arif dan Kadis Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim Ahmad Zaini membuka secara resmi kegiatan peluncuran Pilot Project Implementasi E-Retribusi Pasar Induk Sangatta (PIS).

Ia pun menegaskan di tengah pandemi Covid-19 pastinya mempengarughi masuknya retribusi pasar.

Pemkab kutim sebulan yang lalu sudah mencanangkan penerimaan non tunai, gaji, insentif dan anggaran lain. Di awal September ini juga digiatkan program-program untuk lebih giat menggenjot sektor Penerimaan Asli Daerah (PAD).

“Nah, dengan peluncuran Pilot Project Implementasi E-Retribusi PIS inisiasi Bamkaltimtara tentunya bisa memudahkan pedagang dalam bertransaksi non tunai seperti pembayaran retribusi harian, retribusi bulanan untuk sewa lapak, maupun retribusi parkir. Hasilnya optimalisasi peningkatan PAD melalui integrasi transaksi perbankan khususnya Bank Daerah sebagai pemegang kas daerah,” ucapnya di sela-sela kegiatan pilot project implementasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) yang dicanangkan Bank Indonesia, khususnya untuk pembayaran retribusi pasar tradisional non tunai

Suroto menambahkan juga di beberapa kecamatan sudah terbangun pasar, meski sudah diresmikan namun belum dipakai.

“Saya harap pengelola pasar tidak hanya memungut retribusi pasar, namun harus lebih memperhatikan fasilitas infrastruktur pasar lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bankaltimtara Andi Hadiwijaya menjelaskan mekanisme pedagang PIS menggunakan fasilitas E-Retribusi ini.

“Mereka cukup menggunakan kartu ATM Komunitas Pasar yang berfungsi sebagai kartu anggota dan kartu ATM, serta dapat menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Kartu ATM digesek pada mesin EDC yang dibawa oleh petugas penagihan retribusi pasar dan langsung keluar bukti bayarnya,” jelasnya.

Ia menambahkan kini sudah terdata 350 pedagang PIS yang membuka rekening di Bankaltimtara.

“Sebagian dari jumlah tersebut, sudah didaftarkan QRIS. Penerapan tersebut merupakan sinergitas Bankaltimtara dengan Pemkab Kutim. Selanjutnya program ini akan diterapkan di Pasar Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Muara Wahau, dan Telen,” tutupnya. (AM

indcyber

Recent Posts

Skandal Koperasi Kalimanis: Dugaan Pembobolan Dana Rp707 Juta Libatkan Oknum TPAK, Diskop, dan Bank Bukopin

Samarinda, indcyber.com — Skandal dugaan pembobolan dana Koperasi Kalimanis Group senilai Rp707,5 juta makin benderang.…

14 hours ago

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

4 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

4 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

5 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

6 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

6 days ago