INDCYBER.COM, SAMARINDA -Mangkraknya pembangunan mushola di lingkungan Kantor Sekretariat DPRD Kaltim senilai Rp 2,5 Miliar tersebut mendapat sorotan dari berbagi kalangan bukan hanya dari masyarakat maupun LSM tapi juga mendapat sorotan dari Sekretaris DPRD Kaltim sendiri M Ramadhan
Muhammad Ramadhan mengharapkan pekerjaan pembangunan mushola di komplek DPRD cepat selesai, sehingga bisa digunakan anggota dan pegawai Sekretariat DPRD, serta undangan yang mengikuti rapat-rapat paripurna melaksanakan sholat Dzuhur atau Ashar.
“Saya belum tahu kapan pekerjaan lanjutan mushola dimulai, karena pekerjaan tersebut dikelola Bidan Cipta Karya Dinas PUPR Kaltim. Belum terima informasi apa-apa, baik lisan maupun tertulis,” kata Ramadhan, Senin (17/6).
Mushola di DPRD Kaltim direhab total sejak tahun lalu. Pekerjaan yang sudah selesai dan menghabiskan biaya Rp2,5 miliar baru pada konstruksi, sedangkan pekerjaanmushola ukuran 100 m2 tahun ini dengan anggaran Rp1,5 miliar untuk finishing, lanndscap, dan pengadaan asesoris, kaca jendela, dan mesin pendingin atau AC.
Menurutnya, karena mushola belum selesai, maka undangan yang hadir di rapat-rapat DPRD yang waktunya bertepatan dengan sholat Dzuhur atau Ashar, tidak bisa melaksanakan sholat di mushola.
“Kalau anggota dan pegawai, sementara ini sholat di ruang kerja masing-masing,” kata Ramadhan.
Sementara itu Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kaltim, Rahmad Hidayat ketika dikonfirmasi menyebut, pelaksanaan pekerjaan lanjutan mushola disegerakan, dan diperkirakan sudah dimulai awal Juli.
“Pemenang tender pekerjaan sudah ada, tinggal membuatkan dokumen kontrak untuk ditanda tangani kontraktor,” ujarnya.
Dijelaskan, pekerjaan terlambat dimulai karena faktor di unit layanan pengadaan barang dan jasa, dimana untuk penayangan pengumuman prosesnya perlu waktu, karena keterbatasan personil.
“Sekarang urusan pembuatan dokumen pengumuman tender tidak lagi di PUPR, tapi dikerjakan ULP Barang dan Jasa,” ujarnya.(adv/sp).
SAMARINDA, indcyber.com — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang bebas dari kekerasan dan perundungan resmi…
SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…
TANJUNG SELOR, indcyber.com— Sebuah ironi besar tersaji dalam panggung pemerintahan Kalimantan Utara. Di saat Gubernur…
KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang menolak membangun…
SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…
SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…