Categories: BERANDA

Azis:Maaf Saya Belum Berani Komentar Banyak

Suasana Terminal Batu Bara Curah di area PT KKT Balikpapan (foto: istimewa).

Penulis:Slamet Pujiono
Editor: Redaksi
INDCYBER.COM, BALIKPAPAN-PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Balikpapan adalah Terminal terbesar peti kemas yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.PT KKT adalah anak buah”perkawinan”dari kerja sama Perusda Melati Bhakti Satya dan PT Pelindo IV Makkasar.

Kamis,22 Oktober 2020 indcyber.com berkunjung langsung ke PT KKT Balikpapan yang terletak di jalan Soekarno-Hatta kilometer 13.Dalam kunjungan tersebut indcyber.com diterima langsung oleh Direktur Utama PT KKT Abdul Aziz dan Direktur Keuangan Suherman.

Dalam pertemuan tersebut lebih mengarah terkait kerja sama dengan Pemprov Kaltim serta sedikit menyinggung terkait terminal curah batu bara yang diketahui telah menyewa lahan PT KKT seluas 4 hektare.Dan ironisnya dalam menyewakan lahan tersebut tanpa sepengetahuan Pemprov Kaltim dalam hal ini Perusda MBS yang notabene adalah pemegang saham terbesar serta pengelola aset Pemprov Kaltim tersebut.

“Terkait bagaimana awal kerja sama antara KKT dengan PT Kace Berkah Alam karena itu terjadi saat Dirut KKT masih Pak Basir.Dan kerja sama ini juga saya dapat info langsung dengan KSOP Balikpapan di kepemimpinan yang lama.Memang masih ada beberapa persyaratan yang belum lengkap sehingga saat ini oleh pihak KSOP dihentikan sementara,”ujar Direktur Utama PT KKT Abdul Aziz di ruang kerjanya,Kamis(22/10/2020).

Perlu diketahui jika saat ini terminal peti kemas Kariangau Balikpapan yang didalamnya juga ada terminal batu bara tersebut tengah disidik oleh Kejaksaan Negeri Balikpapan dan telah memeriksa petinggi Perusda MBS dan PT KKT untuk dimintai keterangan terkait terminal batu bara yang dinilai ilegal tersebut.

Dari awal beroperasinya terminal batu bara curah di area PT KKT tersebut hingga dihentikan sementara pengoperasiannya Perusda MBS yang notabene adalah wakil dari Pemprov Kaltim belum pernah sekalipun diajak duduk membahas terkait kerja sama tersebut.

Abdul Aziz juga menyampaikan bahwa ia belum berani berkomentar banyak karena masih baru.

“Maaf saya belum berani berkomentar banyak soal ini ya tapi saya akan pelajari satu satu, karena kerja sama tersebut kan dengan Dirut lama ya.Sabar nanti kalau ada perkembangan saya kabari,”ungkap pria yang ramah senyum ini.

Sementara itu Direktur Utama Perusda MBS sebagai pemegang saham terbesar saat dikonfirmasi langsung apakah berpengaruh terhadap PAD Kaltim dengan penghentian terminal batu bara curah tersebut,ia mengatakan tidak.

“Penghentian terminal batu bara curah yang ada di area PT KKT sangat tidak berpengaruh terhadap PAD Kaltim karena mereka kerja sama pun tidak pernah melibatkan MBS sebagai pemegang saham dan kemana larinya pendapatan terbesar juga belum jelas hingga saat ini,”tegas Agus Dwitarto.(*)

Redaksi -

Recent Posts

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

3 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

3 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

4 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago

OTT KPK Bongkar Mafia Pertanahan: Pejabat ATR/BPN Ditangkap, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Disita

JAKARTA, indcyber.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT)…

5 days ago