Baru Bebas, Sosok Ini Sebut Ada Prosedur Penyidikan yang Tak Sesuai Fakta

Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung memberikan pernyataan terbuka kepada publik. Selain menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya, ia juga menyoroti adanya kejanggalan dalam proses hukum yang sempat menjeratnya.

Dalam sebuah unggahan video singkat, ia menyampaikan bahwa proses hukum yang dialaminya tidak berhenti begitu saja pada satu peristiwa. Ia menilai ada beberapa kejanggalan dalam tahapan penyidikan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Saya menyampaikan bahwa proses yang saya jalani saat ini tidak berhenti pada satu peristiwa. Ada hal-hal yang saya anggap sebagai kesalahan dalam proses penyidikan,” ujarnya dalam rekaman tersebut.

>

Meskipun melayangkan protes, ia menegaskan akan tetap menghadapi situasi ini dengan kepala dingin agar seluruh persoalan dapat dipahami secara bertanggung jawab oleh masyarakat luas.

Siap Beberkan Fakta Lewat Konten ‘Feed’ Terbaru

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada publik atas segala kekhilafan yang mungkin terjadi selama ini. Namun, dirinya memastikan akan tetap bersuara untuk meluruskan prosedur yang dianggapnya cacat hukum.

“Saya akan tetap menjelaskan bahwa ada prosedur-prosedur yang tidak sesuai dengan fakta dan kenyataan. Tunggu ya di *feed* (unggahan) akun saya berikutnya. Tentang tanggapan, misalnya beberapa hal yang saya protes dari dalam hati saya sendiri,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, ia mengaku tidak ambil pusing dengan pro dan kontra yang berkembang di tengah masyarakat. Baginya, baik respons positif maupun negatif dari publik merupakan energi besar untuk terus melangkah.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian atau penyidik terkait tudingan adanya ketidaksesuaian prosedur dalam penanganan kasus tersebut.(ST)

indcyber

Recent Posts

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

4 hours ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

22 hours ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

23 hours ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

2 days ago

Merawat Tertib Berkendara di Kota Tepian, Dishub Samarinda Konsisten Gencarkan Edukasi dan Sanksi

SAMARINDA, indcyber.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menata urat nadi transportasi…

2 days ago

MEMBONGKAR ALIBI “FISKAL” PEMPROV KALTARA: Mengapa Rp332 Miliar Dana Reboisasi Mengendap Saat Hutan Terbakar?

TANJUNG SELOR, indcyber.com– Narasi "aman dan sesuai aturan" yang didengungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov…

3 days ago