DPRD Donggala Kunjungi DPRD Samarinda, Bahas Peningkatan PAD dan Skema Bagi Hasil Pajak

Anggota DPRD Kota Samarinda dan DPRD Kabupaten Donggala berfoto bersama usai kegiatan kunjungan kerja di depan Ruang Rapat Bersama, Gedung DPRD Kota Samarinda, Rabu (16/7/2025). Foto: Fathur

Indcyber.com, Samarinda — DPRD Kabupaten Donggala melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Samarinda pada Rabu (16/7/2025), membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta skema pembagian hasil pajak daerah. Pertemuan berlangsung di ruang rapat bersama, lantai 1 Gedung DPRD Kota Samarinda.

Rombongan DPRD Donggala yang dipimpin Sekretaris Komisi II, Bahtiar, terdiri dari gabungan anggota Komisi I dan Komisi II. Mereka diterima oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, serta Anggota Komisi IV, Anhar.

Anggota Komisi II DPRD Donggala dari Fraksi NasDem, Mohamad Yasin, (Foto: Fathur).

Anggota Komisi II DPRD Donggala dari Fraksi NasDem, Mohamad Yasin, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan APBD dan strategi peningkatan PAD yang telah berhasil diterapkan di Kota Samarinda.

“Kami melihat Kota Samarinda berhasil dalam meningkatkan PAD, sementara kami di Donggala masih menghadapi tantangan besar. Karena itu, kami datang untuk berdiskusi dan belajar dari pengalaman Samarinda agar bisa diterapkan di daerah kami,” ujar Mohamad Yasin usai pertemuan.

Selain membahas pengelolaan anggaran, DPRD Donggala juga menyoroti skema pembagian hasil pajak, seperti Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, (Foto: Fathur).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menekankan pentingnya sistem bagi hasil yang adil bagi daerah. “Mereka menyoroti skema 20 persen untuk kabupaten/kota dan 80 persen untuk provinsi. Ini sangat berdampak pada kemampuan fiskal daerah,” jelasnya.

Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah persoalan distribusi Galian C, yang menjadi material penting untuk proyek konstruksi nasional. Menurut Anhar, Donggala dan Palu merupakan salah satu pemasok utama material tersebut.

“Kalau distribusi Galian C dari Donggala terganggu, pembangunan di berbagai daerah, termasuk Kalimantan, bisa terhambat. Ini bukan hanya persoalan daerah, tapi juga menyangkut kepentingan nasional,” tegasnya.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran informasi dan komitmen memperkuat sinergi antardaerah guna mendorong peningkatan PAD dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Reporter: Fathur | Editor:  Awang | ADV

Awang

Recent Posts

Diduga Terseret Arus, Tongkang Batu Bara Larut dan Mendekati Permukiman Warga di Sungai Maryam

Anggana, indcyber.com – Sebuah tongkang pengangkut batu bara dilaporkan larut dan bergerak mendekati area permukiman…

19 hours ago

Dugaan Korupsi Pasar Pagi Samarinda Dibuka di PN: Kejati Kaltim Kantongi Bukti Awal, Kasus Naik Penyelidikan

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda yang bernilai ratusan miliar rupiah…

1 day ago

Dugaan Kongkalikong Aset Koperasi Kalimanis: Rekayasa Dokumen dan Akta Notaris Seret Nama Wahyudi Manaf

SAMARINDA, indcyber.com— Praktik manipulasi dokumen dan perampasan hak atas aset Koperasi Karyawan Kalimanis kembali mencuat…

1 day ago

Aksi Konyol Truk Molen Buang Sisa Semen di Jalanan: Bahayakan Nyawa Pengendara dan Rusak Fasilitas Publik!

SAMARINDA, indcyber.com – Praktik ugal-ugalan dan kelalaian berat pengemudi truk ready mix (molen) kembali memakan…

2 days ago

Dugaan Konspirasi Mafia Tanah: Wahyudi Manaff dan Said Ahmad Lasuru Dituding Rekayasa Tim Penyelesai Aset Koperasi Kalimanis

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan kejahatan pertanahan berencana terstruktur dan terorganisir kembali mencuat. Wahyudi Manaff…

5 days ago

Kejati Kaltim Ikuti FGD Penuntutan Pidana Umum Berbasis Pemulihan Korban

​SAMARINDA, indcyber.com – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Focus Group…

5 days ago