INDCYBER. COM,SAMARINDA -Komisi IV DPRD Kaltim melakukan kunjungan ke Ibu Kota Negara, kali ini menyempatkan berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah dan sekaligus mengunjungi anjungan milik Pemprov Kaltim.
Wakil Ketua Komisi IV Ely Hartati Rasyid dalam kunjungannya tersebut menilai Anjungan Kaltim dari waktu ke waktu belum mampu menjadi rumah besar Kaltim yang membuat semua gambaran tentang kondisi perekonomian, kebudayaan, hingga potensi alam yang jarang dimiliki daerah lain.
Semisal sejumlah bangunan banyak yang perlu diperbaiki termasuk kurangnya update informasi yang menjelaskan jadwal kegiatan atau even yang diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota se Kaltim seperti Festival Mahakam, Erau, Hudoq dan lainnya.
Kondisi itu jauh berbeda ketika pihaknya mengunjungi Anjungan dari daerah lain seperti Nusa Tenggara Barat yang menggambarkan semua potensi kekayaan alamnya sehingga pengunjung seolah berada di daerah tersebut.
“Begitu mau masuk di depan disambut dengan patung besar Komodo yang merupakan satu-satunya di Indonesia. Branding ini penting sebagai ciri khas suatu daerah yang dieksplor guna meningkatkan jumlah wisatawan dan investasi,” ujar Ely Hartati Rasyid kepada indcyber.com via telepon selulernya, Senin(9/11/12)malam.
Dalam rangka mewujudkan semua itu maka diperlukan adanya Detail Engineering Design (DED) yang menggambarkan perencanaan pembangunan sebagai pembenahan dan perbaikan Anjungan Kaltim yang mencerminkan Kaltim.
Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan seperti pembenahan bangunan perkantoran, rumah lamin, panggung pertunjukan dan lainnya sebab tidak hanya menyajikan informasi tentang daerah saja akan tetapi harus dilengkapi dengan pengembangan ekonomi kreatif.
“Barang-barang hasil UMKM juga penting untuk kemudian ditampilkan di Anjungan Kaltim, tidak hanya berupa kerajinan tangan saja tetapi juga hasil olahan buah-buahan, dan tanaman yang merupakan ciri khas daerah. Dengan demikian akan tercipta multiplier effect ekonomi kreatif,”imbuhnya.
Ely juga menyayangkan keadaan Anjungan Kaltim saat kalah pamor dengan Provinsi lain,untuk itu ia sangat berharap agar Pemprov Kaltim memperhatikan kondisi tersebut.
“Saya sangat menyayangkan kondisi Anjungan Kaltim saat ini karena kalah pamor dengan Provinsi lain. Saya sangat berharap kepada Pemprov Kaltim agar lebih serius dan memperhatikan kondisi Anjungan Kaltim tersebut, kita punya sektor sektor pariwisata andalan yang sangat terkenal seperti pulau Derawan,Maratua dan sebagainya itu yang harus kita tonjolkan di Anjungan Kaltim,”pungkasnya
Dalam kunjungannya tersebut Komisi IV melalui Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Ely Hartati Rasyid menarik kesimpulan semua stakholder harus duduk bersama dengan instansi terkait, tidak sampai disitu,ia juga menyoroti masalah gaji berharap untuk Tenaga Harian Lepas (THL) nya jika tidak bisa menyamakan dengan UMR Kaltim setidaknya mengikuti UMR DKI Jakarta.(adv/sp)
SAMARINDA,indcyber.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga…
SAMARINDA, indcyber.com – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur…
SAMARINDA, indcyber.com– Gerakan antikorupsi di Kalimantan Timur kembali merapatkan barisan. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati…
SAMARINDA, indcyber.com – Aroma tebang pilih dan ketidakprofesionalan menyengat kuat dalam penanganan kasus dugaan penyelenggaraan…
Bogor, indcyber.com– Momentum bersejarah menyelimuti seantero negeri. Tepat pada 1 Juli 2026, Kepolisian Negara Republik…
BANJARMASIN, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi dan kongkalikong tersistematis menyeruak dari dalam tubuh PT Bank…