Categories: BERANDAKaltimNASIONAL

Hukum Tak Boleh Tumpul ke Atas: Polda Kaltim Didesak Bongkar Skandal Tabrakan Habib Adi, Pelaku Jangan Jadi “Anak Emas”

JAKARTA , indcyber.com– Aroma tebang pilih dan ketidakadilan terendus kuat dalam penanganan kasus kecelakaan yang menimpa Habib Adi, pengasuh Pondok Madrasah Islam Al-Khair. Hingga saat ini, pihak kepolisian—khususnya Polda kaltim setempat—dinilai belum menunjukkan taringnya untuk menindak tegas pelaku penabrakan yang seolah-olah dibiarkan melenggang tanpa pertanggungjawaban nyata.

Keadilan kini ditagih. Bukan sekadar maaf di atas kertas, melainkan penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap mereka yang merasa memiliki privilese atau koneksi sehingga berani berada di atas hukum.

Ganti Rugi Penuh: Harga Mati bagi Pelaku

Foto Habib Jindan Presiden Majelis Dzikir RI 1 Menghadiri Undangan Acara Kapolri Gelar Penangkapan

Habib Adi melalui pernyataan tegasnya menuntut pertanggungjawaban mutlak. Pihak penabrak diwajibkan membayar ganti rugi penuh, baik atas kerugian materiil berupa kerusakan kendaraan dan fasilitas, maupun kerugian non-materiil yang menyangkut trauma serta gangguan terhadap aktivitas dakwah dan pendidikan di Al-Khair.

> “Hukum bukan ajang negosiasi di ruang gelap. Kerugian yang dialami Habib Adi dan institusi pendidikan Al-Khair adalah nyata, dan pelaku wajib membayar setiap sen dampak yang ditimbulkannya,” tegas salah satu pendamping hukum korban.

>

Membongkar “Pernyataan Gelap” dan Kinerja Polda Kaltim.

Kritik tajam diarahkan langsung kepada penyidik Polda Kaltim. Masyarakat mempertanyakan mengapa identitas oknum yang mengeluarkan pernyataan-pernyataan menyesatkan terkait kasus ini seolah ditutupi. Ada dugaan kuat adanya upaya sistematis untuk mengaburkan fakta demi melindungi pihak-pihak tertentu.

Habib Adi mendesak aparat penegak hukum untuk:

 * Bekerja Maksimal: Mengungkap siapa sebenarnya aktor di balik pernyataan-pernyataan yang menyudutkan atau mengaburkan fakta kecelakaan.

 * Transparansi Total: Membuka identitas pemberi pernyataan tersebut ke publik.

 * Tindak Tegas: Memproses secara hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku tanpa ada kompromi.

Negara Tidak Boleh Kalah oleh “Orang Kuat”

Publik kini menunggu keberanian Kapolda Kaltim untuk membuktikan bahwa institusinya tidak sedang menjadi tameng bagi pelaku penabrakan. Jika Polda Kaltim gagal mengungkap identitas pemberi pernyataan dan membiarkan pelaku mangkir dari tanggung jawab ganti rugi, maka kepercayaan masyarakat terhadap presisi kepolisian berada di titik nadir.

Hukum harus tegak lurus. Siapa pun pelakunya, sekaya atau sekuat apa pun relasinya, mereka harus tunduk pada aturan main yang sama. Tidak ada tempat bagi mereka yang merasa di atas hukum di negeri ini.( S/R)

indcyber

Recent Posts

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

5 hours ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

22 hours ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 day ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

3 days ago

SKANDAL IUP PT WELARCO SUBUR JAYA:MENGULITI DUGAAN PIDANA DAN PERMAIANAN ADMINISRTASI DI KUTAI KARTANEGARA

SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah dokumen investigasi bertanggal Desember 2017 bertajuk “Dugaan Perbuatan Melawan Hukum &…

3 days ago

Dugaan Praktik “Terminal Gelap” Batu Bara Samarinda: SK A.777 Kedaluwarsa Sejak 2023, Enam Perusahaan Diduga Nekat Beroperasi Tanpa Dasar Hukum Kepelabuhanan!

SAMARINDA, indcyber.com  — Dugaan skandal pelanggaran hukum di sektor tata kelola kepelabuhanan dan pertambangan batu…

4 days ago