Categories: BERANDAKaltim

Kaltim Memanas: Massa Aliansi Perjuangan Bertahan Hingga Malam, Kericuhan Pecah di Depan Kantor Gubernur

SAMARINDA, indcyber.comm– Situasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur belum kunjung kondusif hingga Selasa (21/4) malam. Massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim memilih tetap bertahan di lokasi aksi, meski aparat kepolisian telah berulang kali melayangkan imbauan untuk membubarkan diri.

Ketegangan dan Aksi Pelemparan

Pantauan di lapangan menunjukkan tensi mulai meningkat saat memasuki waktu malam. Upaya persuasif yang dilakukan aparat kepolisian untuk mengosongkan jalan justru dibalas dengan provokasi oleh oknum peserta aksi.

Suasana kian memanas ketika sejumlah botol minuman plastik dan benda tumpul dilemparkan ke arah barisan petugas yang berjaga. Beruntung, koordinasi di lini depan aparat masih mampu meredam emosi personel sehingga bentrokan skala besar belum pecah.

 “Kami mengimbau massa untuk pulang demi keamanan bersama, namun ada tindakan provokatif berupa pelemparan botol ke arah petugas. Kami tetap mengedepankan langkah persuasif,” ujar salah satu perwira lapangan di lokasi kejadian.

>

### Alasan Massa Bertahan

Hingga berita ini diturunkan, massa menolak untuk bergeser satu sentimeter pun dari titik aksi. Berikut adalah poin utama yang memicu kemarahan massa:

 * **Tuntutan Belum Terpenuhi:** Massa merasa poin-poin tuntutan mereka terkait isu lokal belum mendapat respons konkret.

 Absensi Perwakilan Pemprov: Kekecewaan memuncak karena sejak pagi tidak ada satu pun pejabat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang menemui mereka untuk melakukan audiensi.

“Kami tidak akan pulang sebelum ada jawaban pasti. Kami merasa diabaikan, seolah suara rakyat ini hanya angin lalu bagi Pemprov,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

### Situasi Terkini

Saat ini, barikade polisi masih terpasang rapat di gerbang utama Kantor Gubernur. Arus lalu lintas di sekitar area aksi mengalami pengalihan total, dan warga diimbau untuk menghindari jalur tersebut demi keamanan.

Pihak keamanan menegaskan akan terus memantau situasi secara berkala. Jika massa terus melakukan tindakan anarkis, polisi tidak menutup kemungkinan akan mengambil tindakan tegas terukur sesuai dengan SOP pengamanan unjuk rasa.(***)

indcyber

Recent Posts

Skandal Aset IPA Loa Bakung: Perumda Tirta Kencana Samarinda Gunakan Aset Pemkot Tanpa Legalitas Penyertaan Modal, BUMD dan BPKAD Diduga Tabrak Aturan!

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik pengolahan dan komersialisasi air bersih di Kota Samarinda mendadak disorot tajam.…

15 hours ago

Dibalik Piala Bertabur Gelar: Ironi Penghargaan Pembangunan Kaltara dan Dugaan Pengabaian Hak Konstitusional Warga Krayan

TANJUNG SELOR, indcyber.com— Sebuah ironi besar tersaji dalam panggung pemerintahan Kalimantan Utara. Di saat Gubernur…

18 hours ago

Kereta Gantung Maut dan Pembiaran Kawasan Hutan: Menelusuri Potensi Pelanggaran Hukum Pemkab Kukar di Santan Ulu

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Pernyataan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang menolak membangun…

18 hours ago

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

2 days ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

2 days ago

Bobrok Pelayanan PDAM Samarinda: Warga Suryanata Menjerit, Hak Atas Air Bersih Diamputasi Bertahun-tahun

SAMARINDA , indcyber.com— Pelayanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda kembali mendapat…

3 days ago