Categories: Kutai Barat

Kampung Jelmuq Sibak Yang Terlupakan

Indcyber.com, Jelmuq Sibak – Jelmuq Sibak adalah salah satu kampung di kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat, provinsi Kalimantan Timur. Warga kampung Jelmuq Sibak memiliki mata pencaharian pertanian, perkebunan dan lainnya. Di kelilingi oleh 8 Perusahaan, sehingga sebagian besar tanaman sawit memenuhi wilayah jelmuq sibak, ada juga Hutan Tanaman Industri (HTI), sisanya adalah lahan APL.

Namun dengan keberadaan 8 perusahaan seperti PT. KAL, PT.KHM, PT.Agro Manunggal Selaras, PT.BCBJ, PT. Timber Dana, PT.HTI, PT.CPP2, PT Prima Melak Industri. tidak menjadikan kampung jelmuq sibak berkembang dan maju seperti halnya kampung lainnya, memiliki akses jalan yang mulus, pembangunan maju, warganya sejahtera dan makmur karena sebagian besar warganya menjadi karyawan atau buruh.

Kantor Petinggi Jelmuq Sibak

Ketika Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan sebagai bentuk perhatian dalam meningkatkan kesejahteraan agar berdampak positif bagi lingkungan, jika di laksanakan semua perusahaan otomatis, kampung jelmuq sibak akan sejahtera, tidak tertinggal seperti sekarang ini, semua berbanding terbalik, pertanyaan ada apa dengan 8 Perusahaan ini, kemana CSR ? untuk apa Undang-Undang nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseoran Terbatas (UUPT) pasal 1 ayat 3.

Bahkan segala upaya dan cara telah di tempuh kepala kampung agar perusahaan dapat memberikan hak masyarakat dan Kampung, namun tidak mendapatkan hasil hanya kegagalan. Akibat Dampak kurangnya perhatian perusahaan terhadap lingkungan khususnya masyarakat setempat, banyak warga jelmuq sibak mengungsi ke tempat yang lebih layak, sehingga banyak rumah-rumah kosong bertebaran di kampung Jelmuq sibak. BUkan hanya itu, untuk tempat makam saja mereka tidak memiliki lahan, termasuk mess guru tidak layak bahkan diantaranya sudah hancur.

Yang paling mendasar soal akses jalan menuju Kampung Jelmuq Sibak yang masih berupa pengerasan itupun tidak merata, hampir sepanjang 13 km belum tersentuh pembangunan. Padahal kemajuan suatu kampung itu dilihat dari mulusnya akses jalan yang menjadi penghubung, ekonomi akan berjalan dengan lancar, menunjang akses transportasi serta membuka lapangan usaha dan mengentaskan kemiskinan.(Misran)

SDN 005 JELMU SIBAK SERTA FALISITAS YANG MEMPRIHATINKAN

indcyber

Recent Posts

Gugah Semangat Patriotisme, FPK Usung Lagu Perjuangan dan Busana Pahlawan di Lomba Karaoke HUT RI ke-81

SAMARINDA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sweet Memories Kafe &…

1 day ago

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

3 days ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

3 days ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

3 days ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

4 days ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

4 days ago