Kepala Satpol PP Samarinda Tegaskan Tidak Ada Penebusan Barang Bukti

Kepala Satpol PP Samarinda Tegaskan Tidak Ada Penebusan Barang BukKepala Satpol PP Kota Samarinda memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan rapat di Gedung DPRD Kota Samarinda terkait penertiban dan pengelolaan barang bukti hasil operasi penegakan perda, Kamis (5/2/2026). Foto: Fathur 

Samarinda,Indcyber.com — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda, Anis Siswantini, menegaskan bahwa tidak ada praktik penebusan barang bukti dalam setiap penertiban yang dilakukan Satpol PP.

Hal itu disampaikan Anis kepada wartawan saat menanggapi informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan pungutan oleh oknum yang mengatasnamakan Satpol PP.

Menurutnya, masyarakat diminta tidak menyampaikan informasi yang tidak jelas dan tidak akurat. Ia menegaskan Satpol PP memiliki ratusan personel, sehingga apabila ada dugaan pelanggaran, masyarakat diminta menyebutkan identitas oknum yang dimaksud.

“Satpol itu ada 439 anggota. Jadi kalau ada informasi, harus jelas. Jangan hanya menyebut Satpol secara umum. Kalau ada oknum yang mengatasnamakan Satpol untuk memungut sesuatu, laporkan. Saya akan proses dan laporkan ke Wali Kota,” ujarnya.

Anis menjelaskan, barang bukti hasil penertiban digunakan untuk kepentingan proses hukum dan tidak dapat diambil sembarangan. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang yang telah memiliki putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Sementara itu, barang yang tidak memiliki nilai ekonomis, seperti dagangan yang mudah rusak dan tidak diambil dalam beberapa hari, dapat dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Ia menambahkan, masyarakat sebenarnya diberi kesempatan untuk mengambil barang yang disita dengan menunjukkan identitas diri serta mengikuti prosedur yang ditetapkan.

“Tidak ada penebusan uang. Kalau ada yang meminta, laporkan dan sebutkan siapa orangnya,” tegas Anis.

Penulis: Fathur  | Editor : Awang

Awang

Recent Posts

Dugaan Jual-Beli Proyek APBD Samarinda: Mengapa Pasal Penipuan Dipakai, Bukan Tipikor?

SAMARINDA, indcyber.com – Penanganan perkara dugaan jual-beli proyek APBD di Kota Samarinda mulai memunculkan pertanyaan…

10 minutes ago

Dinilai Banyak Drama dan Tunda Hak Angket, Aliansi Rakyat Kaltim Geruduk Kantor DPRD, Aksi Sempat Ricuh

SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang…

18 hours ago

MAFIA ‘DOKUMEN TERBANG’ KALTIM DIUJUNG TANDUK: Setelah Tersangka Inisial A Ditahan, Jaksa Kini Incar Hardian dan Asun Si Aktor Intelektual!

SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…

19 hours ago

ISOLASI SISTEMIK DI KRAYAN: Anggaran Triliunan Menguap, Perbatasan Sengaja Dibiarkan Sekarat?

KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…

2 days ago

Merawat Tertib Berkendara di Kota Tepian, Dishub Samarinda Konsisten Gencarkan Edukasi dan Sanksi

SAMARINDA, indcyber.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menata urat nadi transportasi…

2 days ago

MEMBONGKAR ALIBI “FISKAL” PEMPROV KALTARA: Mengapa Rp332 Miliar Dana Reboisasi Mengendap Saat Hutan Terbakar?

TANJUNG SELOR, indcyber.com– Narasi "aman dan sesuai aturan" yang didengungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov…

3 days ago