Categories: BERANDAKutai Timur

Metode belajar dari rumah selama pandemi virus Corona

Indcyber.com, SANGATTA- Setelah memberlakukan metode belajar dari rumah selama pandemi virus Corona, Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud juga meniadakan ujian nasional untuk semua jenjang sekolah pada 2020 ini. Menurut Mendikbud Nadiem Makarim, peniadan UN ini demi menjaga keamanan siswa dan keluarganya dari imbas Corona.

“Tidak ada yang lebih penting dari pada keamanan dan kesehatan siswa dan keluarga,” kata Nadiem.

Apalagi melakukan UN di dalam tempat-tempat pengujian bisa menimbulkan risiko kesehatan bukan hanya untuk siswa-siswa, tapi lainnya.

Menindaklanjuti hal itu, Disdik Kutim telah mendelegasikan kepada pihak sekolah yang ada di Kabupaten untuk memberi siswa Penugasan Mandiri Terstruktur (PMT). Khusus untuk tingkat SD, PMT meliputi 8 mata pelajaran. Pemberian PMT dilakukan melalui daring jarak jauh, aplikasi Whats App atau lainnya.

“PMT dimulai tanggal 13-22 April 2020,” kata Kepala Sekolah SDN 001 Sangatta Utara, belum lama ini.

SDN 001 Sangatta Utara menjadi satu diantara seluruh SD di Kutim yang menjalankan PMT khusus siswa kelas 6. Selama delapan hari, Senin-Jumat dan dilanjutkan Senin-Rabu, siswa mengerjakan soal ujian menggunakan computer, laptop maupun telpon seluler. Dengan mata pelajaran, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Bahasa Indonesia, PPKN, Matematika. Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan, Ilmu Pengetahuan Alam, Seni Budaya dan Prakarya serta Ilmu Pengetahuan Sosial.

“Pada saat PMT, setiap siswa dirumahnya masing-masing mengerjakan soal didampingi orang tua atau wali muridnya. Dimulai sejak pukul 08.00 Wita selama 180 menit dan hasilnya langsung dikirim via aplikasi online (daring),” tambah Jamaluddin.

Nantinya pengumuman kelulusan SD/sederajat akan dilakukan pada 5 Juni 2020. Sebelum PMT, siswa telah intens melaksanakan program belajar dari rumah.

Sementara itu, dari pantauan Pro Kutim, para siswa SD dari kelas 1 sampai 5, sesuai hari sekolah yakni Senin sampai Jumat juga melaksanakan program belajar dari rumah. Antara satu sampai dua mata pelajaran setiap harinya. Proses belajar sesuai buku dilakukan selama dua jam untuk setiap mata pelajaran. Ada pula dengan memberikan tugas membuat prakarya dan sebagainya. Setiap soal atau tugas yang telah dikerjakan oleh siswa di rumah, lantas dikirim kepada wali kelas melalui aplikasi daring untuk dinilai. Disdik juga mengimbau seluruh siswa di Kutim untuk mengakses http://belajar.kemendikbud.go.id atau menyaksikan siaran TVRI yang menyajikan program pendidikan selama pandemi Corona. Mulai 13 April 2020, pukul 08.00-14.30 WIB, setiap hari mulai Senin-Minggu. (AM

indcyber

Recent Posts

Gara-Gara Menepi Beli Minum, Truk Telur Balikpapan Amblas di Harun Nafsi Samarinda

SAMARINDA , indcyber.com— Sebuah truk pengangkut telur lintas kota rute Balikpapan–Samarinda terperosok hingga nyaris terguling…

1 day ago

Dugaan Penyelewengan Dana Kampung Batu Majang senilai Rp1 Miliar Lebih Mengemuka, Aparat Hukum Didesak Bertindak

Ujoh Bilang, indcyber.com - Dugaan kasus penyalahgunaan keuangan publik kembali mencoreng tata kelola pemerintahan tingkat…

4 days ago

Jalan Ampera Palaran Gelap, Warga Desak Pemerintah Segera Tambah Penerangan

SAMARINDA, indcyber.com — Kondisi penerangan di ruas Jalan Ampera, tepat di depan Kantor Kecamatan Palaran,…

5 days ago

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

1 week ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

1 week ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

1 week ago