Muhammad Faisal: Adaptasi Digital Jadi Kunci Kelangsungan Media di Tengah Perubahan Perilaku Audiens

Indcyber.com , SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa media massa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang terus bergerak cepat. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi telah mengubah lanskap industri media secara signifikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Faisal saat membahas tantangan yang dihadapi media di era digital, di Hotel Claro Pandurata Samarinda, Sabtu (13/6/2026).

Ia menilai, setiap media memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing sehingga diperlukan strategi yang tepat untuk tetap bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Menurut Faisal, kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting bagi keberlangsungan sebuah media. Media yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan audiens akan memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan eksistensinya.

Ia mengatakan bahwa perkembangan teknologi tidak bisa dihindari karena saat ini masyarakat hidup di era digital. Pola konsumsi informasi yang sebelumnya didominasi media konvensional kini bergeser ke platform digital yang menawarkan kecepatan dan kemudahan akses.

“Kalau tidak mau beradaptasi atau tidak mampu beradaptasi, maka harus berkolaborasi. Karena masing-masing punya plus dan minus. Yang jelas sekarang kita harus mengakui bahwa ini adalah era digital,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi dapat menjadi solusi bagi media yang menghadapi keterbatasan sumber daya atau teknologi. Dengan bekerja sama, media dapat saling melengkapi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki untuk menghasilkan produk jurnalistik yang lebih baik.

Faisal juga menyoroti pentingnya kecepatan dalam penyampaian informasi. Menurutnya, masyarakat saat ini menginginkan berita yang dapat diakses dengan cepat tanpa harus menunggu lama untuk mengetahui perkembangan suatu peristiwa.

Karena itu, sejumlah platform media nasional telah melakukan berbagai inovasi dalam penyajian berita. Mereka menghadirkan format informasi yang lebih singkat dan mudah dipahami, namun tetap menyediakan versi lengkap bagi pembaca yang ingin memperoleh informasi lebih mendalam.

Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan audiens modern. Dengan menyediakan dua format sekaligus, media dapat memenuhi kebutuhan pembaca yang mengutamakan kecepatan maupun mereka yang membutuhkan informasi secara komprehensif.

“Ada platform nasional yang sudah melihat perubahan ini sejak sekitar sepuluh tahun terakhir. Mereka membuat informasi yang lebih cepat dikonsumsi pembaca, tetapi tetap ada versi lengkapnya. Karena kecepatan sekarang menjadi sesuatu yang sangat penting,” jelasnya.

Meski demikian, Faisal mengingatkan bahwa kecepatan tidak boleh mengorbankan kualitas jurnalistik. Akurasi, verifikasi informasi, dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap pemberitaan.

Menurutnya, tantangan terbesar media saat ini bukan hanya bagaimana menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan publik di tengah derasnya arus informasi yang beredar di berbagai platform digital.

Faisal optimistis media yang mampu menggabungkan inovasi teknologi, kecepatan penyajian informasi, serta kualitas jurnalistik yang baik akan tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Ia pun mendorong insan pers untuk terus meningkatkan kapasitas dan terbuka terhadap perubahan agar dapat menjawab tantangan industri media di masa depan.

Penulis: Fathur  | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

KRISIS AIR BERSIH DI AW SJAHRANIE: KRIMINALISASI HAK DASAR MASYARAKAT OLEH PDAM SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Sudah satu pekan penuh, ribuan warga di kawasan Jalan Abdul Wahab (AW)…

16 hours ago

PETAKA DIPALABUHAN SAMARINDA! KM PRINCE SOYA TERBAKAR SAAT BERSANDAR, KESELAMATAN PELAYARAN DIPERTANYAKAN

SAMARINDA, indcyber.com — Sebuah insiden berdarah dingin menguncang Pelabuhan Samarinda ketika KM Prince Soya mendadak…

2 days ago

“MODUS REKAYASA SURAT TANAH NO. REGISTER 205 DIBONGKAR TUNTAS “

TIM HUKUM KOPERASI SANTI MURNI YG DIGAWANGI OLEH BRIGJEN POL (PURN) DR. H.TAJUDDIN, SH. MH…

3 days ago

Sengketa Lahan 68 Hektar: Pihak Kecamatan Minta 3 Koperasi Turunkan Ego demi Kesejahteraan Anggota

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah kecamatan sambutan menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi penyelesaian konflik penguasaan lahan seluas…

4 days ago

Dapur MBG Krayan Selatan Mangkrak, Dialihfungsi Jadi Arena Bermain Siswa

KRAYAN SELATAN, KALIMANTAN UTARA, indcyber.com — Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas…

4 days ago

Seno Aji Tegaskan Pesantren Harus Aman: Satgas PRA Resmi Dibentuk se-Kaltim

SAMARINDA, indcyber.com — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan keagamaan yang bebas dari kekerasan dan perundungan resmi…

5 days ago