Konvensi Media Siber di Samarinda, Upi Asmaradhana Dorong Media Kembali Perkuat Kepercayaan Publik

Indcyber.com, SAMARINDA – Di tengah derasnya arus informasi digital dan munculnya berbagai platform berbasis kecerdasan buatan (AI), media massa dinilai memiliki peluang besar untuk kembali memperkuat kepercayaan publik melalui produk jurnalistik yang berkualitas.

Pandangan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum (AMSI), , saat menjadi narasumber dalam Konvensi Media Siber yang berlangsung di  Hotel Claro Pandurata Samarinda, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, kondisi industri informasi saat ini justru menunjukkan bahwa masyarakat semakin membutuhkan sumber informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tengah banyaknya konten yang beredar tanpa proses verifikasi yang memadai, media profesional memiliki posisi strategis untuk menjadi rujukan publik.

Upi mengatakan, tantangan yang dihadapi perusahaan media saat ini bukan hanya soal perubahan teknologi, tetapi juga bagaimana mempertahankan kualitas jurnalistik di tengah persaingan yang semakin ketat.

Ia menilai konvensi tersebut menjadi ruang penting bagi pengelola media untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan kerja sama, dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan bisnis media yang terus berkembang.

“Kegiatan seperti ini penting karena teman-teman media bisa saling belajar, berbagi pengalaman, dan memahami perkembangan industri media yang sedang berubah sangat cepat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Upi juga menyinggung perkembangan AI yang kini mulai banyak digunakan dalam berbagai aktivitas jurnalistik. Menurutnya, kehadiran teknologi tersebut tidak akan menghilangkan peran wartawan karena fungsi utama jurnalisme tetap membutuhkan pertimbangan manusia.

Ia menjelaskan bahwa AI hanya berfungsi sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi kerja, sementara proses verifikasi informasi, pengambilan keputusan editorial, serta tanggung jawab terhadap publik tetap berada di tangan jurnalis dan perusahaan media.

“AI bisa membantu pekerjaan menjadi lebih mudah, tetapi tanggung jawab jurnalistik tidak bisa digantikan oleh mesin,” katanya.

Lebih lanjut, Upi optimistis masa depan profesi wartawan masih sangat terbuka. Ia melihat semakin banyak masyarakat yang mulai menyadari pentingnya informasi yang akurat di tengah maraknya hoaks dan informasi yang belum terverifikasi.

Karena itu, ia mengajak media untuk fokus menghasilkan karya jurnalistik yang memiliki kedalaman, akurasi, dan nilai manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kualitas akan menjadi faktor utama yang membedakan media profesional dengan berbagai sumber informasi lainnya.

“Ketika publik mencari informasi yang benar dan bisa dipercaya, maka mereka akan kembali kepada media yang menjalankan prinsip-prinsip jurnalistik dengan baik,” tegasnya.

Ia berharap momentum transformasi digital dapat dimanfaatkan media untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas konten, dan membangun ekosistem informasi yang sehat bagi masyarakat.

Penulis: Fathur   | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Proyek Miliaran Rupiah Mangkrak dan Ambrol Sebelum Setahun: Aroma Dugaan Pelanggaran Hukum Menjerat Dinas PU Kukar, PT Samudra Anugrah Indah Permai, dan CV Harsindo

TENGGARONG, indcyber.com  — Pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh uang rakyat (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah)…

5 hours ago

KULITI BOBROK PENGELOLAAN DAERAH: MASSA GERAM KALTIM SURAKAN DOKUMEN VIOLASI HUKUM HINGGA LARUT MALAM

SAMARINDA, indcyber.com — Ratusan massa aksi dari Gerakan Rakyat Menggugat Kalimantan Timur (Geram Kaltim) menolak…

8 hours ago

BPBD Kaltim Dukung Uji Coba Cairan SAA Inovasi Alumni Faperta Unmul Atasi Karhutla

Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan bersalaman dengan Ketua IKA Faperta Unmul Fahrizal, S.P., S.H.…

21 hours ago

DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN SERET NAMA JENDERAL POLISI, ADA APA DI BALIK GEJOLAK ELITE?

JAKARTA, indcyber.com – Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan sekadar persoalan…

22 hours ago

BOBROK TATA KELOLA KAS PEMPROV KALTARA! Dana Ratusan Miliar Diobok-obok, BPK Bongkar Pelanggaran Pengelolaan Anggaran 2025

TANJUNG SELOR, indcyber.com — Tata kelola keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di bawah kepemimpinan…

1 day ago

SKANDAL DANA HIBAH KALTARA: Rp3,79 MILIAR LENYAP TANPA LPJ, BPK BONGKAR KELEBIHAN BAYAR RATUSAN JUTA!

TANJUNG SELOR , indcyber.com — Pengelolaan dana hibah di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

1 day ago