BREAKINGNEWS- WWW.INDCYBER.COM. Samarinda – Lagi lagi warga masyarakat adat khususnya warga masyarakat petani pemilik lahan dibikin semakin emosi atas sikap perusahaan yang diduga tidak koperatif. Pasalnya, pada saat di undang secara resmi oleh Dewan Perwakilan Daerah kalimantan Timur Yulianus Henock Sumual SH, M,Si dengan agenda rapat dengar pendapat yang digelar di kantor DPD kaltim samarinda kamis 9/1/2024, pihak perusahaan tidak bersedia untuk menghadiri undangan tersebut dengan berbagai macam alasan. Sehingga, rapat dengar pendapat tersebut terpaksa dilaksanakan dan diputuskan tanpa adanya perwakilan dari pihak perusahaan.
Mengenai hasil dari rapat dengar pendapat tersebut, pihak petani pemilik lahan menuntut perusahaan PT prasetia utama untuk segera mengembalikan semua lahan warga yang berada dalam lingkar HGU Perusahaan. Dan apabila dalam kurun waktu 14 hari terhitung sejak ditetapkan surat berita acara Rapat dengar pendapat tersebut belum juga ada itikad baik pihak perusahaan PT prasetia utama untuk menyelesaikan permasalahan dengan pihak masyarakat, maka seluruh warga masyarakat petani pemilik lahan akan melakukan aksi lebih lanjut dengan mengeluarkan seluruh yunit kendaraan operasional perusahaan.
TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…
LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…
TENGGARONG, indcyber.com — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…
SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…
Tenggarong, indcyber.com — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…
TENGGARONG, indcyber.com — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…