Categories: BERANDAKutai Barat

PSHT Kubar Gelar Rapat Evaluasi dan Pembentukan Pamter

INDCYBER.COM, SENDAWAR – Salah satu perkumpulan pencak silat yang lagi eksis di Kutai Barat (Kubar), Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan pimpinan cabang Suparlan S.Pdi, beranggotakan kurang lebih 1500 orang, menggelar rapat evaluasi dan pembentukan Pengamanan Terate (Pamter) serta pembubaran panitia pengesahan dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) tahunan.

Kegiatan tersebut diikuti 12 ranting berlangsung Minggu malam ( 25/11/2018) di Sekretariat PSHT, depan Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, kelurahan Simpang Raya. Kubar.

Ketua cabang PSHT Kubar Suparlan, didampingi Wardoyo anggota pertimbangan cabang tingkat 2, dan ketua 1 Nanang mengatakan dalam rapat evaluasi kali ini akan membahas tentang isu – isu miring dengan keberadaanya dualisme kepemimpinan di organisasi PSHT.

“ Kami segenap pengurus PSHT Kubar menegaskan, akan tetap berkiblat ke Padepokan di Madiun,” kata Suparlan.

Dikatakan Suparlan, untuk PSHT cabang Kubar tidak ada kata dualisme kepemimpinan, karena sudah jelas ditegaskan bahwa asal mula terbentuknya PSHT ini adalah di Madiun, padepokan pusatnya juga di Madiun, jadi secara tegas saya katakan bahwa PSHT cabang Kubar tetap berkiblat ke Madiun.

Kemudian yang mengatas namakan dualisme kepeminpinan itupun hanya kelompok orang yang mengaku – ngaku, karena hak paten semuanya berpusat di Madiun, bagaimanapun isu – isu yang diluaran tidak pernah PSHT cabang Kubar ini menanggapi, dan tetap berpegang teguh sama pusat Madiun.

“ Jadi kalau ada yang menyebut ada dualisme di tubuh PSHT cabang Kubar, itu hanya akal – akalan mereka saja,” ujar Suparlan.

Lanjutnya, selama ini sudah berapa kali ada yang mengatasnamakan organisasi PSHT, akan tetapi bukan asal padepokan madiun, dan itu semua tidak bertahan lama, hanya hitungan bulan saja, karena mereka semua orang baru, dan saat ini adalagi yang mengatasnamakan PSHT Jakarta Jogja (JJ 08) ranting Bigung.

Diharapkan kepada seluruh warga PSHT cabang Kubar untuk selalu menjaga kondusifitas, dan inilah salah satu tujuan dibentuknya Pamter, sesama warga PSHT merupakan pantangan bentrok sesama saudara sendiri, itulah sumpah dari pada PSHT Guyub Madiun.

Sementara itu Wardoyo menambahkan,” Untuk mengatasi itu semua seluruh cabang PSHT yang ada di tanah air yang berkiblat ke Madiun di instruksikan untuk membentuk satgas Pamter,” kata Wardoyo.

Dikatakan Wardoyo, tujuan dibentuknya Satgas Pamter tersebut untuk mengantisipasi sepak terjang para warga PSHT Guyub Madiun tidak bertindak sembarangan diluar sana, diharapkan para warga tetap pada koridor organisasi.

Nanang juga menambahkan,” Saya tegaskan sekali lagi kepada warga PSHT cabang Kubar, jangan sekali – kali ikut bergabung latihan sama mereka yang mengatasnamakan PSHT JJ 08 ranting Bigung,” kata Nanang.

Dikatakan Nanang, apabila ada warga PSHT cabang Kubar dibawah asuhan bapak Suparlan yang ikut latihan dengan mereka, akan dikenakan sangsi menonaktifkan warga tersebut mengikuti latihan di ranting manapun di PSHT cabang Kubar, dengan waktu yang tidak ditentukan.

“ Maka dari itu pusat Madiun mengintruksikan untuk pembentukan Pamter ini agar PSHT di setiap ranting ada yang mengawasi,” ujar Nanang.

Dan perlu diketahui PSHT cabang Kubar guyub Madiun pimpinan pak Suparlan yang secara sah diakui pemerintah setempat, dan sah secara legalitasnya. (arf)

Redaksi PB

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

4 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

6 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

6 days ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

7 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 week ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

1 week ago