Categories: BERANDASamarinda

RJI Resmi Menjadi Anggota COPE, Perkuat Integritas Publikasi Ilmiah Indonesia

Samarinda, indcyber.com, — Relawan Jurnal Indonesia (RJI), organisasi yang berfokus pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah nasional, resmi terdaftar sebagai anggota Committee on Publication Ethics (COPE) — organisasi internasional yang berkomitmen menjaga integritas dan praktik terbaik dalam publikasi ilmiah dunia.

Langkah strategis ini menandai babak baru bagi RJI dalam memperkuat penerapan standar etika publikasi ilmiah di Indonesia, terutama terkait transparansi, akuntabilitas, serta penanganan dugaan pelanggaran etika akademik.

“Keanggotaan ini merupakan bukti komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas dan integritas publikasi ilmiah di Indonesia. Dengan bergabung bersama COPE, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi pengelola jurnal, editor, peneliti, dan masyarakat ilmiah di Indonesia,”

ujar Tanzil, Dewan Pengawas RJI, Kamis (30/10/2025).

Sebagai tindak lanjut, RJI mulai mengintegrasikan pedoman etika COPE ke dalam sistem pengelolaan jurnal di bawah naungannya, termasuk Publishing Letters. Dalam jurnal tersebut, RJI menegaskan pentingnya kepatuhan seluruh pihak terhadap standar etika, mulai dari penulis, editor, reviewer hingga penerbit, terutama dalam hal plagiarisme, fabrikasi data, dan konflik kepentingan.

COPE sendiri merupakan komunitas global yang menaungi penerbit, editor, dan lembaga ilmiah dari berbagai negara. Melalui situs resminya, publicationethics.org, COPE menjelaskan bahwa keanggotaan terbuka bagi lembaga yang berkomitmen menerapkan Core Practices COPE — pedoman utama yang menekankan transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam setiap proses penerbitan ilmiah.

Anggota COPE mendapatkan akses ke berbagai sumber daya edukatif, termasuk pelatihan daring, forum diskusi, serta panduan penanganan kasus pelanggaran publikasi yang menjadi acuan dalam penerapan etika secara konsisten di tingkat internasional.

Dengan bergabungnya RJI dalam COPE, terbuka peluang kolaborasi global dalam memperkuat kapasitas pengelolaan jurnal ilmiah di Indonesia. Melalui pelatihan, workshop, dan seminar, RJI berkomitmen mendorong peningkatan pemahaman serta penerapan etika publikasi di kalangan pengelola jurnal dan penulis.

Keanggotaan ini menjadi tonggak penting bagi RJI dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang kredibel dan berintegritas, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah publikasi akademik internasional.

Lebih dari sekadar pencapaian simbolis, langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata RJI untuk menerapkan serta memperkuat pedoman etika global dalam setiap proses penerbitan ilmiah.

Siaran Pers: RJI

Editor: Pajar Pahrudin

indcyber

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

4 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

5 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

6 days ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

7 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

1 week ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

1 week ago