Categories: BERANDAMahakam Ulu

Rudy Mas’ud Bongkar Realita Pahit Mahakam Ulu, Baru 5 Bulan Menjabat, Gubernur Kaltim Tunjukkan Nyali Besar Demi Rakyat

Indcyber.com, Samarinda – Baru lima bulan duduk di kursi Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud langsung mencuri perhatian. Dengan sikap tegas namun tenang, ia membongkar fakta memprihatinkan tentang kondisi jalan di Kabupaten Mahakam Ulu, salah satu wilayah terujung di Kalimantan Timur yang selama ini luput dari perhatian pembangunan.

“Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, saudara-saudara kita di Mahakam Ulu sebagian besar jalannya belum aspal,” ujar Rudy dengan nada prihatin.

Kunjungan langsung ke wilayah pedalaman, menyusuri ratusan kilometer dari Kutai Timur hingga Berau, membuat Rudy melihat langsung betapa timpangnya pembangunan antarwilayah di provinsi kaya sumber daya ini. Di tengah gelontoran APBD Kaltim yang kian besar tiap tahun, ternyata masih banyak daerah yang tertinggal jauh.

Menurut data yang dikompilasi dari pemaparan Rudy dan dokumen publik, sejak tahun 2020 hingga 2025, alokasi anggaran untuk pembangunan fisik nyaris stagnan, hanya berkisar di angka Rp 3 triliun dari total APBD yang terus melonjak hingga Rp 22 triliun. Sementara Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) justru terus meningkat—mengindikasikan adanya dana yang tidak terserap maksimal.

Gubernur yang Punya Keberanian Mengoreksi Sistem

Di saat banyak pejabat memilih jalan aman, Rudy Mas’ud justru mengkritik keras ketidakefisienan alokasi anggaran dan lambatnya transfer dana pusat yang selama ini menjadi momok dalam pembangunan. Ia juga menyoroti proses tender yang lambat, menyumbang Silpa secara sistemik, membuat program-program pembangunan tak kunjung terealisasi tepat waktu.

Namun Rudy tak sekadar menyalahkan. Ia bergerak cepat. Meski tak terlibat dalam penyusunan APBD 2025, Rudy mulai mengalihkan pos-pos anggaran ke sektor prioritas seperti pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

Program unggulan seperti GratisPol (Gratis Pendidikan untuk Pelajar dan Mahasiswa hingga S3) mulai didorong, meski diakui belum maksimal karena sistem anggaran yang ia warisi dari kepemimpinan sebelumnya.

“Kami tidak ikut menyusun APBD 2025. Tapi kami sudah mulai, dan akan terus perbaiki,” tegas Rudy.

Membangun dari Pinggiran: Mahakam Ulu Jadi Simbol Perubahan

Langkah Rudy membenahi infrastruktur Mahakam Ulu bukan sekadar simbolis. Ini adalah pesan kuat bahwa pembangunan tidak boleh hanya berkutat di wilayah pusat atau kota besar. Kaltim harus adil. Akses jalan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya harus merata hingga ke pelosok.

Di tengah euforia pembangunan IKN dan limpahan dana pusat, Rudy justru mengajak semua pihak menata ulang prioritas. APBD bukan untuk dibagi-bagi demi kepentingan politik, tetapi untuk mengangkat harkat dan martabat rakyat Kaltim.

Gubernur Pekerja, Bukan Pencitra

Rudy Mas’ud tampil sebagai pemimpin yang tak sibuk bermain pencitraan. Ia hadir langsung di lapangan, melihat dan mendengar sendiri jeritan rakyat. Ia mengajak jurnalis, pemred, dan semua pihak untuk berpikir jernih dan bertindak nyata.

Apa yang dilakukan Rudy bukan sekadar program, melainkan sebuah keberanian politik yang langka. Ia membuka kedok sistem yang selama ini ditutup rapat: anggaran besar tapi manfaat kecil. Kini, Rudy menapaki jalur perubahan — dari pinggiran, demi keadilan.

Kaltim butuh pemimpin seperti Rudy Mas’ud — berani, peduli, dan bekerja nyata. Sudah saatnya provinsi kaya ini tak hanya besar di angka, tapi juga besar di dampak bagi rakyatnya.(red/***)

indcyber

Recent Posts

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

19 hours ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

21 hours ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

23 hours ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

2 days ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

2 days ago

SK MENTERI PERHUBUNGAN CACAT HUKUM: SALAH TEMBUSAN WILAYAH KETIKAN PEJABAT JAKARTA, LEGITIMASI TERMINAL KHUSUS PT KIDECO JAYA AGUNG DIPERTANYAKAN!

JAKARTA, indcyber.com — Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 2019 tentang Penetapan Terminal Khusus…

2 days ago