RUED Salah Satu Jaminan Guna Menarik Investor

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Provinsi Kalimantan Timur akhirnya memiliki salah satu pedoman rancangan stategis perangkat daerah dalam pelaksanaan pembangunan nasional bidang energi sekaligus perencanaan kebutuhan energi daerah selama kurun waktu 30 tahun ke depan.

Hal itu dikarenakan telah disahkannya Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED) pada Rapat Paripurna ke-21 DPRD Kaltim, Senin (5/8/2019).

Ketua Pansus RUED DPRD Kaltim Abdurrahman Alhasni mengatakan Raperda RUED terdiri atas dua lampiran, Lampiran pertama adalah Rencana Umum Energi Daerah, dan Lampiran kedua adalah Penjabaran Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Energi Daerah yang disajikan dalam bentuk Matrik Program.

Posisi strategis dari RUED ini juga dibutuhkan sebagai jaminan atau daya tarik bagi investor dimana menjamin kelangsungan investasi mereka dan yang tidak kalah pentingnya adalah pasokan energi di Kaltim yang sangat memadai.

Target indikator energi daerah di dalam RUED Kaltim yang disepakati oleh Pansus, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kaltim, dan Tim Pembinaan Penyusunan RUED-P Dewan Energi Nasional, yaitu Bauran Energi Baru Terbarukan, pada tahun 2025 sebesar 12,39 persen dan tahun 2050 sebesar 28,72 persen.

Selain itu, konsumsi Listrik per Kapita, pada tahun 2025 sebesar 2.318 KWh/Kapita dan tahun 2050 sebesar 7.950 KWh/Kapita. Total Kapasitas Pembangkit EBT, pada tahun 2025 sebesar 825 MW dan tahun2050 sebesar 3.300 MW.

“Konsumsi Energi Final, pada tahun 2025 sebesar 11,8 MTOE dan tahun 2050 sebesar 31,63 MTOE. Kebutuhan Energi Listrik, pada tahun 2025 sebesar 9.609,25 GWh dan tahun 2050 sebesar 45.516,38 GWh,” ujar Alhasani.

Politikus Golkar itu menjelaskan sebagai perwujudkan pengembangan energi yang diperhatiakn keseimbangan energi dan pelestarian fungsi lingkungan maka prioritas pembangan energi nasional didasarkan pada prinsip memaksimalkan energi terbarukan dengan memperhatikan tingkat keekonomian, meminimalkan penggunaan minyak bumi, dan mengoptimalkan pemanfaatkan gas bumi dan energi baru, dan pemanfaatkan potensi sumber daya batubara sebagai andalan pasokan energi daerah daerah mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan.(adv/sp)

 

Redaksi -

Recent Posts

“SAIDINA ASWAT” Kades Sidomulyo bersama warganya memberi donasi kepada korban kebakaran di Tenggarong

WWW.INDCYBER.COM - TENGGARONG – Kepala Desa Sidomulyo, Saidina Aswad, menunjukkan kepedulian terhadap warga yang mengalami…

14 hours ago

PROBEBAYA SAMARINDA 2025: SKANDAL Rp166,8 MILYAR, KELICIKAN POKMAS, DAN DUGAAN PELANGGARAN HUKUM DI LAPORAN BPK

SAMARINDA, indcyber.com — Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) Pemerintah Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025…

4 days ago

Korem 091/ASN Resmi Berganti Pimpinan, Kolonel Inf Rony Fitrianto Emban Jabatan Danrem

Samarinda , INDCYBER.COM – Tonggak kepemimpinan di lingkungan Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma…

5 days ago

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

2 weeks ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

2 weeks ago

GUBERNUR KALTIM RUDY MAS’UD LANTIK 33 PEJABAT: UJI INTEGRITAS DI TENGAH ANCAMAN “HUKUMAN” ATAS PENYALAHGUNAAN KEWENANGAN

0SAMARINDA   indcyber.com — Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud (Harum) secara resmi melantik 33 pejabat…

2 weeks ago