Categories: BERANDAKaltim

​”Rupiah Anjlok Bukan Alasan! Kadispar Kaltim Bongkar Strategi ‘Sikat’ Turis Asing dan Wisatawan Lokal”

SAMARINDA, indcyber.com— Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) menegaskan bahwa efisiensi anggaran dan tantangan ekonomi nasional tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan sektor pariwisata daerah. Sebaliknya, kondisi ini dipandang sebagai momentum emas untuk menggenjot potensi wisata lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhamad Faisal, menyatakan optimisme tersebut saat ditemui di Rumah Ulin Arya. Ia menegaskan bahwa situasi ekonomi saat ini—seperti tingginya harga tiket pesawat dan pelemahan nilai tukar rupiah—seharusnya diubah menjadi peluang strategis.

 “Memang tidak mudah membangun pariwisata di tengah situasi seperti sekarang, tapi kita tidak boleh menyerah. Intinya, kita jadikan ini sebuah tantangan,” ujar Faisal tegas.

4 Peluang Emas Pariwisata Kaltim di Tengah Efisiensi

Dalam keterangannya, Faisal membeberkan empat poin utama yang menjadi celah pertumbuhan pariwisata Kaltim saat ini:

1. Lonjakan Wisatawan Domestik Lokal

Tingginya harga tiket penerbangan luar daerah mendorong masyarakat Kaltim untuk memilih berlibur di dalam wilayah sendiri. Masa liburan sekolah menjadi momentum vital di mana tempat wisata lokal menjadi tujuan utama penyerapan wisatawan internal.

2. Daya Tarik Turis Asing Imbas Penguatan Dolar

Melemahnya rupiah meningkatkan daya beli turis mancanegara. Keberadaan penerbangan langsung dari negara/wilayah tetangga seperti Sarawak, Kuching, dan Brunei Darussalam menjadi jalan masuk utama wisatawan asing untuk berbelanja dan menghabiskan sisa valuta asing mereka di Kaltim.

3. Kebijakan Diskon Khusus Warga Lokal

Faisal mendorong para pelaku usaha akomodasi untuk memanfaatkan pergerakan wisatawan antar-kabupaten/kota. Untuk merangsang minat berkunjung, ia mengusulkan adanya skema potong harga khusus.

“Orang Jakarta datang ke Kaltim nginep di hotel bayar 1 juta, orang Kutai Barat ke Samarinda juga bayar 1 juta, enggak ada bedanya. Malah kalau perlu dalam suasana begini, kasih diskon khusus KTP Kaltim 20 persen,” usulnya.

4. Peluang dari Pekerja Pendatang & Infrastruktur

Banyaknya tenaga kerja luar daerah yang masuk ke Kaltim untuk proyek pembangunan infrastruktur menjadi pendorong standar kualitas pariwisata. Faisal mengingatkan agar ekspektasi wisatawan pendatang dari Jawa, Sumatra, maupun Sulawesi yang terbiasa dengan fasilitas maju dapat dipenuhi dengan baik.

Naikkan Standar Layanan, Bangun Ekosistem Kolaboratif

Guna mencegah kekecewaan pengunjung dan menjaga citra daerah, Dispar Kaltim menekankan tiga fokus utama perbaikan:

 * Kualitas Objek Wisata

 * Kualitas SDM

 * Kualitas Jasa Pelayanan

Faisal menekankan bahwa komitmen pemerintah daerah tidak cukup hanya dalam bentuk wacana, melainkan harus diwujudkan lewat penyediaan infrastruktur dasar di destinasi wisata. Bappeda, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pariwisata dituntut saling bersinergi memenuhi kebutuhan listrik, jaringan air bersih, hingga akses internet.

Di samping itu, efisiensi harga paket wisata hanya bisa dicapai melalui pembentukan ekosistem terpadu. Sektor perhotelan, asosiasi travel (ASITA/ASKINDO), kuliner, transportasi, hingga UMKM oleh-oleh harus saling memberi diskon silang untuk menciptakan paket wisata bundled yang terjangkau.

Tantangan Aksesibilitas dan Peran Media

Meski kaya akan potensi wisata budaya, desa wisata, hutan, hingga kebaharian seperti Biduk-Biduk dan Danau Cermin, Kaltim masih terhadang masalah klasik: aksesibilitas yang jauh dan biaya transportasi yang mahal.

“Ini yang harus kita selesaikan. Kalau jalan semakin baik dan transportasi semakin mudah, pasti ongkos wisata akan jadi murah,” tambah Faisal.

Ia juga mengajak rekan-rekan media dan pengguna media sosial untuk aktif mempromosikan keindahan alam dan paket-paket perjalanan hemat yang ada di Kalimantan Timur. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan media digital, Kaltim optimistis mampu menjadikan pariwisata lokal sebagai tuan rumah di negerinya sendiri. (DD)

indcyber

Recent Posts

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

3 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

3 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

4 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago

OTT KPK Bongkar Mafia Pertanahan: Pejabat ATR/BPN Ditangkap, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Disita

JAKARTA, indcyber.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT)…

5 days ago