Categories: BERANDASamarinda

Pedagang Sempaja Menangis Akses Diserobot Antrean BBM: Dishub Turun Tangan!

SAMARINDA , indcyber.com— Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bergerak cepat menanggapi keluhan para pelaku usaha di kawasan Jalan M. Yamin hingga Wahid Hasyim. Petugas merazia dan menertibkan antrean kendaraan pengisi BBM jenis Pertalite yang mengular dan memblokir akses pertokoan serta warung warga di Jalan Wahid Hasyim 2, Kelurahan Sempaja, Samarinda, Senin (4/8/2026) malam.

Aksi tegas ini melibatkan personel gabungan dari Tim Reaksi Cepat (TRC), armada truk derek, hingga pengawalan lalu lintas (Patwal) Dishub Samarinda.

Warung Sepi Hingga Plang Larangan Ditabrak

Antrean panjang kendaraan yang menanti giliran pengisian BBM Pertalite di SPBU kawasan tersebut memicu kelesuan usaha warga sekitar. Salah satu pemilik warung, Cak Din, menyuarakan keresahannya karena akses bagi para pelanggannya tertutup total saat jam-jam sibuk.

“Kalo dibilang terganggu ya sangat terganggu, karena setiap jam-jam ramai orang belanja, malah akses keluar masuk pelanggan saya tertutup. Jadi bagaimana lagi, warung saya jadi sepi pengunjung padahal kami di sini juga harus bayar sewa tempat,” ungkap Cak Din dengan nada kecewa.

Ia mengaku telah berupaya memasang plang imbauan larangan parkir di depan area usahanya. Namun, imbauan tersebut diabaikan, bahkan plang penanda kerap ditabrak oleh pengantre.

Cak Din berharap ada iktikad baik dari pengelola SPBU untuk menempatkan petugas pengaman (security) yang aktif mengontrol alur antrean. “Harapan saya ada toleransi dari pihak SPBU, minimnya ada security yang kontrol di sepanjang antrean untuk memberi akses keluar masuk pengunjung warung,” tambahnya.

Dishub Panggil Pengawas SPBU, Bidik Indikasi Pengetap

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Seksi Pengendalian dan Ketertiban (Kasi Dantib) Dishub Samarinda, Duri, mengonfirmasi bahwa penertiban langsung dilakukan setelah mendapati langsung kondisi di lapangan.

Dishub mendatangi Pengawas Shift (Pesif) SPBU Sempaja untuk menuntut solusi konkret agar barisan antrean tidak lagi menutupi tempat usaha warga.

Poin Utama Teguran & Langkah Dishub Samarinda:

1. Pihak SPBU WAJIB membuka dan menyisakan ruang akses keluar-masuk toko/warung warga.

2. Koordinasi dan komunikasi intensif bersama RT serta warga setempat.

3. Pengawasan ketat terhadap indikasi praktik “pengetap” BBM Pertalite.

Selain masalah penutupan jalan, Dishub juga mendeteksi adanya indikasi pengetap BBM, khususnya pengguna kendaraan roda dua yang memanfaatkan situasi antrean tersebut.

“Setelah saya lihat dan tanyakan, apakah ada misalnya pengetapnya? Untuk roda dua, tadi informasi dari pihak SPBU mengatakan ada. Suatu saat—entah besok atau lusa—pasti kami datangi. Karena memang yang punya hak itu ada batas-batasnya,” tegas Duri.

Duri menambahkan, dugaan adanya rasa sungkan dari pihak pengelola SPBU karena pengantre merupakan warga sekitar tidak boleh menjadi alasan pembiaran. Dishub Samarinda memastikan patroli berkala akan terus digalakkan demi menjamin ketertiban umum dan kelangsungan roda ekonomi pelaku usaha lokal.(DD)

indcyber

Recent Posts

Peringatan Keras Bagi Pengusaha Ekspedisi: Razia Gabungan Sasar Parkir Liar Truk Petikemas di Palaran

SAMARINDA , indcyber.com – Merespons aduan masyarakat yang resah akan tingginya risiko kecelakaan, tim gabungan…

3 days ago

SKANDAL ANGGARAN KALTIM 2024: Rp91,46 MILIAR “SALAH POS” ATURAN, BOBROKNYA TATA KELOLA ATAU SENGANJA DITUTUPI?

SAMARINDA, indcyber.com — Pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2024 terindikasi amburadul…

3 days ago

Tak Ada Ampun Bagi Pelanggar! Dishub Samarinda Seret Mobil Parkir Liar ke Kantor

SAMARINDA, indcyber.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menyisir ruang jalanan kota. Patroli rutin…

4 days ago

Bongkar Carut-Marut Rp4,7 Triliun Dana Pendidikan Kaltim: Mengapa Anggaran Triliunan Tak Cocok dan Rp91 Miliar Salah Belanja?

SAMARINDA , indcyber.com— Alokasi anggaran fungsi pendidikan Kalimantan Timur tahun 2024 yang menembus Rp4,7 triliun…

5 days ago

DUGAAN PENYEROBOTAN DAN SKANDAL CARUT-MARUT ASET: PEMKOT SAMARINDA DIDUGA CAPLOK LAHAN KOPERASI KALIMANIS GROUP DI SEI KAPIH, ABAIKAN SK STATUS QUO WALIKOTA

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik dugaan mafia tanah dan bobroknya tata kelola aset oleh Pemerintah Kota…

5 days ago

OTT KPK Bongkar Mafia Pertanahan: Pejabat ATR/BPN Ditangkap, 20 Koper Uang Ratusan Miliar Disita

JAKARTA, indcyber.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menghentak publik lewat Operasi Tangkap Tangan (OTT)…

5 days ago