Categories: BERANDASamarinda

Samarinda Dorong Kolaborasi Transportasi Pelajar: Dishub Pilih Skema Sewa Ketimbang Beli Bus

Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, saat memberikan keterangan kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (1/8/2025), terkait usulan skema sewa bus pelajar sebagai solusi mengurangi pelajar yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. (Foto: Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda mulai menata ulang pendekatan layanan transportasi untuk pelajar. Lewat Dinas Perhubungan (Dishub), skema penyediaan bus pelajar dirancang berbasis sewa, bukan pembelian, demi menekankan peran pemerintah sebagai regulator, bukan operator transportasi.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menegaskan bahwa pihaknya sedang mendorong perubahan paradigma dalam penyediaan moda transportasi pelajar. Saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (1/8/2025), ia mengungkapkan bahwa kebutuhan angkutan massal pelajar mendesak untuk segera dijawab lewat skema kemitraan.

“Pemerintah itu seharusnya jadi regulator. Skema sewa memberi ruang kerja sama dengan swasta, tanpa membebani APBD untuk pengadaan aset baru,” ujar Manalu.

Usulan ini muncul seiring meningkatnya kekhawatiran atas jumlah pelajar yang menggunakan sepeda motor pribadi ke sekolah. Menurut Manalu, hasil monitoring bersama Satlantas Polresta menunjukkan bahwa pendekatan persuasif ke sekolah-sekolah mulai efektif, tetapi perlu ditopang solusi sistemik.

Sebagai solusi jangka menengah, Dishub mengusulkan anggaran sewa bus pelajar dalam perubahan APBD tahun ini. Skema ini terinspirasi dari kota lain seperti Banjarmasin dan Bontang yang telah lebih dulu sukses mengoperasikan angkutan pelajar tanpa harus memiliki armada sendiri.

Nantinya, bus pelajar akan melayani rute strategis menuju kawasan pendidikan seperti Loa Bakung, dengan titik awal dari Lempake, Pasar Pagi, hingga Sambutan. Dishub berkomitmen merancang rute yang fleksibel, menyasar sekolah-sekolah di jalur padat pelajar seperti SMA 5 dan SMA 3 di kawasan Juanda.

“Kita siapkan bus yang beroperasi dua kali sehari, pagi dan sore. Efisien, tapi berdampak besar dalam mengurangi pelajar bermotor di jalan raya,” tambahnya.

Dengan skema ini, Dishub tidak hanya mengurangi pelanggaran lalu lintas oleh pelajar di bawah umur, tetapi juga mendorong peran sektor swasta dan efisiensi anggaran dalam pelayanan publik.

Reporter: Fathur | Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

2 days ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

2 days ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

3 days ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

4 days ago

“Jangan Cuma Pintar Membangun tapi Gagal Merawat!” DPRD Kukar Desak Optimalisasi Aset Mangkrak Jadi Mesin PAD Baru

TENGGARONG , indcyber.com — Ada pesan menohok sekaligus instruksi tegas yang dilayangkan oleh Ketua DPRD…

4 days ago

Terobosan Tegas DPRD Kukar: Perjuangkan Nasib PPPK agar Dekat Keluarga dan Sejahtera!

TENGGARONG, indcyber.com  — Langkah berani dan penuh keberpihakan kembali ditunjukkan oleh lembaga legislatif Kabupaten Kutai…

5 days ago