INDCYBER.COM, SAMARINDA -Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun memberikan tanggapan terkait Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) sebesar Rp1,8 triliun yang tercatat di dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Platform Anggaran Sementara (PPAS) bukanlah hal yang mengkhawatirkan.
Artinya, meski terkesan berjumlah besar, namun hal itu tak mencerminkan buruknya serapan anggaran Pemprov Kaltim.
“Silpa itu, Silpa tahun lalu yang kami anggarkan tapi tidak dipakai. Ada Silpa yang harus dilanjutkan lagi, dan ada Silpa yang sudah tidak terpakai. Rinciannya lupa, tapi salah satunya dari proyek jalan tol Samarinda – Balikpapan dan Jembatan Mahakam IV atau Jembatan Kembar yang tidak selesai pengerjaannya. Itu tinggal kami bayar saja, bukan karena serapan kecil. Aman aja itu Rp1,8 triliun,” kata Samsun.
Seperti diketahui, DPRD Kaltim bersama Pemprov Kaltim menyepakati KUA PPAS untuk perubahan APBD 2019 sebesar Rp13 trilun. Di dalamnya, selain terdapat adanya peningkatan pendapatan, lanjut Samsun juga ditambah dengan adanya Silpa dari Tahun Anggaran (TA) 2018 lalu. Namun demikian, politisi PDIP tersebut menilai Rp13 triliun pada APBD Perubahan 2019 ini tergolong baik.
“Bagus ya dibanding tahun-tahun sebelumnya. Secara umum meningkat dari tahun sebelumnya. Karena ada peningkatan pendapatan, dan peningkatan yang lain seperti DBH (Dana Bagi Hasil, Red),”urainya.
Namun ke depan Pemprov Kaltim perlu lebih baik lagi dalam implementasi rencana program. Harapannya agar Silpa tak lagi besar.
“Ya, karena ini kan menunjukkan kinerja mereka,” tukasnya.(adv/sp)
SAMARINDA, indcyber.com– Tabir gelap skandal korupsi pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada Kementerian Transmigrasi di…
SAMARINDA,indcyber.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga…
SAMARINDA, indcyber.com – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur…
SAMARINDA, indcyber.com– Gerakan antikorupsi di Kalimantan Timur kembali merapatkan barisan. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati…
SAMARINDA, indcyber.com – Aroma tebang pilih dan ketidakprofesionalan menyengat kuat dalam penanganan kasus dugaan penyelenggaraan…
Bogor, indcyber.com– Momentum bersejarah menyelimuti seantero negeri. Tepat pada 1 Juli 2026, Kepolisian Negara Republik…