Budi harianto Ketua Umum LSM Pemerhati Pembnagvunan Kaltim
www.indcyber.com. Samarinda – Telah berkembang Isue di beberapa platform media social, terkait Pembangunan Trotoar di Jalan S Parman, dengan take line negative, dan tidak proposional dalam memberitakan sebuah informasi dan fakta lapangan, bahkan beberapa media oline menjastic sebelah pihak, tidak memasukan informasi pihak pemerintah yang menyatakan bahwa progress sudah 93 persen dan masih dalam progress pekerjaan addendum.
“ Semua masih tanggung jawab, tidak ada kontraktor kabur, masih komunikasi, namun semua tetap dalam penilaian dan pengawasan. Hingga berita ini di terbitkan saya juga belum PHO, semua masih dalam posisi di koridor masing-masing, memang saya akui pekerjaannya lambat, akan tetapi mereka berusaha untuk menyelesaikan itu ada.” Kata PPK Hery kepada media ini.
Ditambahkannya, apa yang di tudingkan beberapa platform media sebagian besar tidak benar, semua bisa di lihat di lapangan, memang tinggal pemasangan asesoris, jika semua itu di kerjakan tidak membutuhkan waktu berminggu-minggu, sehingga bersabar ada proses yang sedang di jalankan kontraktor pelaksana, tidak ada yang dirugikan dalam proyek ini, justru pemerintah di untungkan hingga milliar rupiah kembali ke kas daerah.
“ Semua masih berproses kita lihat kedepan seperti apa ? yang jelas pekerjaan trotoar pasti akan selesai, progress juga tinggal 7 persen lagi, lalu apa yang mau di ributkan atau di kasuskan itu keadaan apa adanya, yang pasti kami bertanggung jawab, lagian itu bukan proyek mangkrak, masih berjalan, lihat saja nanti hasilnya.” Kata Hery PPK PUPR Bhina marga kaltim.
Sementara itu Budi harianto Ketua Umum LSM Pemerhati Pembangunan Kaltim, mengaku sudah bertemu dengan Hery PPK PUPR Kaltim, dan menanyakan terkait hal tersebut. Proyek Trotoar masih di tangani kontraktor melalui addendum, masih berjalan, dan yang terpenting belum ada PHO, ya karena proyek belum selesai.
“ Ini masalah waktu dan kesempatan, koridornya masih di tangan kontraktor dan PPK, ini bukan proyek mangkrak, proyek di tinggalkan, kan masih ada kontraktor kerja di lapangan, bahan material juga masih di lapangan lengkap dan komplit tinggal kerja, hanya saja kontraktor sedang ada masalah intern yang harus mereka selesaikan, beri mereka waktu dan kesempatan kerja, jangan di ganggu pemberitaan negative dan miring, justru LSM harus memberikan solusi, masukan bukan menjastic/ menghukum, harus adil jangan bisanya menyalahkan saja. “ tandas Budi harianto Ketua Umum LSM Pemerhati Pembangunan Kaltim. (ST/**)
Samarinda, indcyber.com— Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan respons cepat dan terukur pasca Aksi 214 dengan melakukan…
SAMARINDA, indcyber.com – Suasana mencekam di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada 21 April kemarin…
SAMARINDA, indcybe.com– Ketegangan yang terjadi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur akhirnya memuncak pada Selasa…
SAMARINDA, indcyber.comm– Situasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur belum kunjung kondusif hingga Selasa (21/4)…
Sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah berfoto bersama usai apel gelar pasukan…
SAMARINDA, indcyber.com– Dugaan praktik korupsi kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek pelebaran…