Indcyber.com, Samarinda -Sudah tiga Tahun berturut turut Pemprov Kaltim melalui MUI Kaltim mengirimkan kader ulama ke Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo Jawa Timur dengan tujuan untuk memperdalam ilmu agama serta ilmu lainnya.
Hal ini mendapatkan respon positif dari salah satu anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PAN Siti Qomariah. Dia mengatakan sangat setuju dengan program Pemerintah di era Gubernur Awang Faroek untuk mengirimkan kader ulama ke Ponpes Gontor tapi setelah kembali ke Kaltim kemana mereka bekerja.
“Saya pribadi dan lembaga tentunya sangat menyambut positif langkah yang diambil oleh Pemprov Kaltim dengan mengirimkan para kader ulama ke Ponpes Gontor tapi setelah mereka lulus akan dikemanakan para alumni tersebut, jangan sampai sudah buang uang banyak tapi setelah kembali malah jadi pengangguran, “ujar Siti Qomariah kepada indcyber.com via telepon selulernya, Senin (15/04/2019).
Menanggapi hal tersebut Kedua MUI Kaltim KH Hamri Haz menjelaskan jika para alumni PKU Gontor begitu kembalikan ke Kaltim langsung disalurkan ke daerah asal mereka guna syiar ilmu serta syiar agama Islam.
Besar harapan politisi Perempuan PAN ini agar kedepannya seluruh alumni PKU Gontor yang telah kembali ke Kaltim ditempatkan di tempat yang betul betul dan bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait hakikat hidup di dunia ini. (sp)
SAMARINDA, indcyber.com– Tabir gelap skandal korupsi pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) pada Kementerian Transmigrasi di…
SAMARINDA,indcyber.com – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Samarinda terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga…
SAMARINDA, indcyber.com – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalimantan Timur…
SAMARINDA, indcyber.com– Gerakan antikorupsi di Kalimantan Timur kembali merapatkan barisan. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati…
SAMARINDA, indcyber.com – Aroma tebang pilih dan ketidakprofesionalan menyengat kuat dalam penanganan kasus dugaan penyelenggaraan…
Bogor, indcyber.com– Momentum bersejarah menyelimuti seantero negeri. Tepat pada 1 Juli 2026, Kepolisian Negara Republik…