Skandal “Honor Gaib” Rp36,7 Miliar Disdikbud Kukar: Bobrok Pengawasan Anggaran dan Jejak Rekayasa Sistemik

TENGGARONG, indcyber.com— Pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diterpa skandal besar. Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyingkap borok pencairan honorarium dan insentif non-ASN fiktif/tidak sah senilai Rp36,7 miliar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.

Aliran dana APBD yang seharusnya menyokong kesejahteraan para pendidik justru disinyalir bocor secara terstruktur, sistematis, dan masif. Yang lebih mengejutkan, BPK menemukan satu nama penerima tunggal yang berhasil menyerap dana hingga Rp9,5 miliar dalam satu tahun anggaran tanpa dasar hukum yang sah.

Bungkamnya Sistem Pengawasan dan Ancaman Pidananya

Sekretaris Daerah (Sekda) sekaligus Plt. Kepala Inspektorat Kukar, Sunggono, mengklaim bahwa pihak Pemkab sedang mengupayakan pengembalian kerugian negara secara administratif melalui mekanisme Tuntutan Ganti Rugi (TGR). Namun, pengembalian dana yang sejauh ini baru menyentuh angka sekitar Rp2,1 miliar dinilai publik hanyalah upaya pemadam kebakaran di tengah hancurnya akuntabilitas Birokrasi Kukar.

“Kalau nanti terbukti ada pihak yang sejak awal memang berniat mengondisikan, mengupayakan, atau melakukan tindakan yang bertentangan dengan aturan, tentu akan kami berikan sanksi tegas… Inspektorat berupaya mendampingi selama masih ranah administratif. Jika sudah masuk ke Aparat Penegak Hukum (APH), mekanismenya berbeda,” tegas Sunggono.

Meskipun Pemkab mengancam akan melakukan pembekuan hingga penyitaan aset serta menyerahkan perkara ini ke ranah pidana, publik mempertanyakan bagaimana dana puluhan miliar tersebut bisa lolos verifikasi berjenjang mulai dari bendahara pengeluaran, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga Pengguna Anggaran (PA) jika tidak ada pembiaran atau konspirasi internal.

| Indikator Kasus | Detail & Fakta Temuan |

| Total Temuan BPK | Rp36,7 Miliar (TA 2025) |

| Nominal Terbesar Tunggal | Rp9,5 Miliar diterima oleh satu oknum penerima dalam 1 tahun. |

| Progres Pengembalian | ± Rp2,1 Miliar per awal Agustus 2026. |

| Profil Penerima Bermasalah | ASN, PPPK, Tenaga Harian Lepas (THL), Pegawai OPD di luar Disdikbud, hingga pihak luar yang tidak memiliki legitimasi mengajar/bekerja. |

Potensi Pelanggaran Hukum (Anatomi Pidana)

 * Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan TPIK (Tindak Pidana Korupsi):

   * Pasal 2 ayat (1): Perbuatan melawan hukum memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang merugikan keuangan negara.

   * Pasal 3: Penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana yang ada padanya karena jabatan/kedudukan.

 * Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara:

   * Pasal 18 & Pasal 59: Pejabat yang menandatangani/menguji surat perintah membayar (SPM) bertanggung jawab atas kebenaran material dan akibat pencairan dana tersebut.

 * Ketentuan Hukum Pidana (KUHP):

   * Pasal 263 / Pasal 264 KUHP: Dugaan pemalsuan surat/dokumen verifikasi dan daftar rekapitulasi penerima honor.(***)

indcyber

Recent Posts

BPBD Kaltim Dukung Uji Coba Cairan SAA Inovasi Alumni Faperta Unmul Atasi Karhutla

Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan bersalaman dengan Ketua IKA Faperta Unmul Fahrizal, S.P., S.H.…

36 minutes ago

DUGAAN PENYADAPAN PRESIDEN SERET NAMA JENDERAL POLISI, ADA APA DI BALIK GEJOLAK ELITE?

JAKARTA, indcyber.com – Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan sekadar persoalan…

1 hour ago

BOBROK TATA KELOLA KAS PEMPROV KALTARA! Dana Ratusan Miliar Diobok-obok, BPK Bongkar Pelanggaran Pengelolaan Anggaran 2025

TANJUNG SELOR, indcyber.com — Tata kelola keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di bawah kepemimpinan…

6 hours ago

SKANDAL DANA HIBAH KALTARA: Rp3,79 MIAR MELAYAP TANPA LPJ, BPK BONGKAR KELEBIHAN BAYAR RATUSAN JUTA!

TANJUNG SELOR , indcyber.com — Pengelolaan dana hibah di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)…

7 hours ago

SKANDAL MINI-KOMPETISI JALAN JAYA MAKMUR PENDINGIN: EMPAT PENYEDIA GUGUR, PENAWARAN TERMAHAL MENANG! SELISIH RP1,98 MILIAR JADI TANDA TANYA

SAMARINDA, indcyber.com – Proses pengadaan pekerjaan konstruksi melalui mini-kompetisi Katalog Elektronik untuk paket Rekonstruksi Jalan…

8 hours ago

SKANDAL LINGKUNGAN PT INSANI BARA PERKASA: BPK BONGKAR DERETAN PELANGGARAN HUKUM TAMBANG BATU BARA DI PALARAN

SAMARINDA , indcyber.com— Aktivitas korporasi raksasa pertambangan batu bara PT Insani Bara Perkasa (PT IBP)…

1 day ago