Categories: BERANDAKaltim

TERMINAL MEWAH SAMARINDA SEBERANG MAKIN SEPI PENGUNJUNG, BAK CANGKANG YANG KOSONG

indcyber.com – Samarinda Terminal Samarinda Seberang berdiri megah di tengah kota, tapi kemegahan itu kini hanya jadi simbol dari ambisi yang salah arah. Bangunan dengan arsitektur modern, dinding kaca berkilau, dan lantai marmer mengilap ini seolah ditakdirkan bukan sebagai tempat persinggahan yang sibuk, melainkan monumen bisu bagi kesunyian yang mahal.

Ruang tunggunya ber-AC dingin, kursi berjajar rapi, namun tak satu pun penumpang tampak duduk. Petugas berseragam bak pramugari lebih sering menunduk menatap ponsel daripada melayani pengguna jasa. Terminal ini sunyi. Sangat sunyi.

Padahal, proyek ini sempat digadang sebagai “terminal megah penyangga IKN”, yang diharapkan menjadi simpul transportasi baru di Samarinda. Namun visi besar itu terbentur realita: terminal mewah tanpa penumpang. Akses menuju area kantin yang rumit membuat masyarakat enggan singgah. Banyak penumpang lebih memilih menunggu di terminal bayangan—halte-halte di pinggir jalan—sambil ngopi santai, karena dinilai lebih praktis dan tak takut ketinggalan bus.

Kini, terminal itu bagai kotak kaca tanpa jiwa. Di area parkir bawah, bus-bus keberangkatan tampak diam tak beroperasi. Toilet yang tampak megah dari luar justru ditutup dengan tulisan “Awas Toilet Buntu”. Begitu melangkah masuk, aroma karbol bercampur lembab menyambut, memecahkan ilusi kemewahan.

Ironi pun mencolok: mereka mampu membangun kemewahan, tapi gagal memperbaiki toilet. Sebuah metafora sempurna tentang bagaimana fasilitas publik sering hanya memoles luar, sementara fungsi dasarnya terabaikan.

Kepala Terminal Samarinda Seberang, Yunita, mengakui adanya kerusakan pada fasilitas dasar terminal. “Toilet bawah memang sengaja tidak kami perbaiki karena saluran pembuangan buntu. Kami tutup sementara dan mengalihkan pengguna ke toilet lantai atas,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/10/2025).

Yunita juga menambahkan, sebagian kerusakan disebabkan oleh perilaku warga sekitar yang kerap menggunakan toilet tanpa ikut menjaga kebersihannya. “Kami harap ada kesadaran bersama, karena kalau tidak dirawat, fasilitas sebaik apa pun pasti rusak,” tambahnya.

Kini, Terminal Samarinda Seberang berdiri bagai cangkang kosong—megah namun tanpa fungsi. Sebuah simbol tentang bagaimana kemewahan bisa kehilangan makna ketika tidak berpihak pada kebutuhan nyata masyarakat.(DD)

indcyber

Recent Posts

MONUMEN KEGAGALAN DARI KUTAI BARAT: MANGKRAKNYA JEMBATAN ATJ MELAK DAN BANCAKAN UANG RAKYAT

SENDAWAR , indcyber.com— Di tengah hamparan Sungai Mahakam yang tenang, berdiri dua pilar beton berukuran…

17 hours ago

SULAP JALUR HIJAU JADI BENTENG BISNIS ILEGAL: KULITI SKANDAL PERGUDANGAN TANPA IZIN DI SUNGAI KUNJANG SAMARINDA

SAMARINDA, indcyber.com — Tabir gelap kejahatan tata ruang, penggelapan pajak daerah, serta dugaan keterlibatan oknum…

17 hours ago

Bobrok Pelayanan PDAM Samarinda: Warga Suryanata Menjerit, Hak Atas Air Bersih Diamputasi Bertahun-tahun

SAMARINDA , indcyber.com— Pelayanan air bersih oleh Perumdam Tirta Kencana (PDAM) Kota Samarinda kembali mendapat…

2 days ago

Kukuhkan Relawan di Samarinda, Edi Oloan Pasaribu Tegaskan Mandat DPP dan Komitmen Distribusi Program

SAMARINDA, indcyber.com — Langkah politik strategis terus digalang oleh kader Partai Amanat Nasional (PAN) di…

2 days ago

​”Eks Direktur KPK Resmi Pimpin Kejati Kaltim: Chatarina Muliana Girsang Siap Sikat Korupsi di Tanah Etam!”

SAMARINDA, indcyber.com — Rotasi kepemimpinan di tubuh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) resmi bergulir.…

3 days ago

BANJIR ANGGARAN RP 79,36 MILIAR DI LINGKAR KRAYAN: POTRET SKANDAL BANCAKAN PROYEK ABADI TANPA WUJUD ASPAL

Tanjung selor. Indcyber.com - PETA DATA ANGGARAN DARI DPUPR-PERKIM KALTARA (2021–2025): | Tahun | Rincian…

3 days ago