www.indcyber.com, SAMARINDA – Tak sempat beristirahat, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Hadi Mulyadi langsung mendatangi para pendemo. Padahal, Wagub baru saja tiba dari Sanga Sanga usai meninjau lokasi longsor yang menimpa pemukiman warga akibat aktifitas tambang PT. ABN.
Setelah beberapa saat mendengarkan tuntutan pendemo yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Kutai Kartanegara Bersatu (KRKB) di atas kendaraan bak terbuka, Hadi pun menjawab.
“Pertama yang harus anda ketahui, bahwa peraturan gubernur soal pembagian porsi Participating Interest (PI) Blok Mahakam itu bukan ditandatangani oleh Pak Isran (gubernur Kaltim), tapi gubernur terdahulu,” buka Wagub dengan nada tinggi.
“Kita akan revisi peraturan gubernur terdahulu sesuai prosedur dan sesuai ketentuan. Saya putra Kutai asli. Saya tidak akan membiarkan warga Kutai hidup menderita. Jadi jangan katakan kami tidak berpihak kepada rakyat. Saya mau jadi wakil gubernur, karena saya ingin mengabdi kepada rakyat. Selama sesuai aturan dan hukum, kita akan bela sampai mati. Jangan ragukan komitmen kami,” tegas Hadi Mulyadi disambut aplaus para pendemo.
“Seharusnya Bupati Kukar ada di sini. Saya akan minta bupati, kalau uang PI sudah bisa dibagi 50 persen sesuai tuntutan, maka kita harus pastikan bahwa uang itu 100 persen digunakan sebenar-benarnya untuk kepentingan rakyat Kutai Kartanegara,” lantang Hadi lagi.
Usai mendengar jawaban Wagub Hadi Mulyadi, aksi pun berakhir damai. (sul/humasprov kaltim)
Samarinda, indcyber.com— Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan respons cepat dan terukur pasca Aksi 214 dengan melakukan…
SAMARINDA, indcyber.com – Suasana mencekam di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada 21 April kemarin…
SAMARINDA, indcybe.com– Ketegangan yang terjadi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur akhirnya memuncak pada Selasa…
SAMARINDA, indcyber.comm– Situasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur belum kunjung kondusif hingga Selasa (21/4)…
Sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah berfoto bersama usai apel gelar pasukan…
SAMARINDA, indcyber.com– Dugaan praktik korupsi kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek pelebaran…