Warga Dikriminalisasi, PT Surya Hutani Jaya Diduga Bersekongkol dengan Aparat: Rakyat Dipaksa Bayar “Upeti”

Indcyber.com, tenggarong – Aroma busuk kongkalikong antara perusahaan dan aparat kembali tercium. Kali ini, PT Surya Hutani Jaya (SHJ), perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) kayu eukaliptus, diduga kuat menjadi aktor utama kriminalisasi dan diskriminasi terhadap masyarakat kecil.

Sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok tani mengaku dipaksa membayar “upeti” ke pihak perusahaan hanya untuk bisa mengelola lahan bekas garapan mereka sendiri. Ketika menolak, mereka justru dilaporkan ke Polres Kutai Kartanegara dan bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami seolah ditindas. Masak kami dipidana karena menggarap lahan bekas harapan kami sendiri? Kalau tidak bayar ke perusahaan, kami langsung diancam hukum. Ini jelas pemerasan, bukan penegakan hukum,” tegas salah satu pengurus kelompok tani.

Oknum Manajement PT SHJ menerima uang dari masyrakat di kantornya desa sabintulung kec. Muara kaman.

Lebih tragis, tekanan kasus ini memakan korban jiwa. Salah satu orang tua terlapor meninggal dunia akibat syok setelah mengetahui anaknya dijadikan tersangka.

Bukti Pungli Terbongkar

Sejumlah bukti transaksi berupa uang tunai dan transfer melalui E-Banking telah ditunjukkan warga kepada media. Dalam rekaman suara yang juga beredar, terdengar jelas pengakuan soal kewajiban membayar pungutan kepada oknum perusahaan.

Pertanyaan besar kini menyeruak: ke mana aliran dana haram itu? Apakah uang tersebut benar-benar masuk ke kas perusahaan, atau justru menjadi bancakan oknum pejabat di dalam tubuh PT SHJ dan mitranya?

Aparat Hukum Diduga Jadi Alat Perusahaan

Fenomena kriminalisasi masyarakat oleh perusahaan di Kutai Kartanegara bukan hal baru. Namun, setiap kali kasus mencuat, aparat penegak hukum justru lebih sigap menjerat warga ketimbang membongkar dugaan pelanggaran perusahaan.

Menerima pungli dari masyarakat

Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa ada permainan kotor dan keberpihakan aparat kepada perusahaan, sehingga hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas.

 “Kalau benar ada pungli, mengapa polisi tidak menyelidiki pihak perusahaan? Kenapa justru masyarakat yang dikorbankan? Apakah hukum hanya untuk melayani kepentingan pemodal besar?” sindir seorang warga dengan nada getir.

Menjadi Preseden Buruk

Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat kecil kerap menjadi korban arogansi perusahaan besar. Jika praktik pungli dan kriminalisasi ini dibiarkan, maka akan semakin mengakar budaya mafia tanah dan mafia hukum di Kutai Kartanegara.

Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga anti-korupsi segera turun tangan. Bila tidak, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum akan semakin hancur, dan rakyat akan terus menjadi bulan-bulanan kekuasaan modal.

1. “Hukum Tajam ke Bawah: PT Surya Hutani Jaya Kriminalisasi Rakyat, Aparat Diduga Tutup Mata”

2. “Rakyat Dikorbankan, Perusahaan HTI Diduga Main Kotor: Warga Dipaksa Bayar Upeti”

3. “Tragis! Orang Tua Meninggal Karena Anak Dikriminalisasi PT SHJ, Hukum Jadi Alat Pemodal”

4. “Kongkalikong Perusahaan dan Aparat? Warga Jadi Tumbal Keserakahan PT Surya Hutani Jaya”

5. “Skandal Pungli PT SHJ: Rakyat Diperas, Aparat Diduga Jadi Perisai Perusahaan”

6. “Lahan Rakyat Jadi Rebutan, Warga Dikriminalisasi: PT Surya Hutani Jaya Diduga Mafia HTI”

7. “Kriminalisasi dan Diskriminasi! PT SHJ Seret Warga ke Polisi Demi Upeti”

indcyber

Recent Posts

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

9 hours ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

19 hours ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

1 day ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

2 days ago

“Jangan Cuma Pintar Membangun tapi Gagal Merawat!” DPRD Kukar Desak Optimalisasi Aset Mangkrak Jadi Mesin PAD Baru

TENGGARONG , indcyber.com — Ada pesan menohok sekaligus instruksi tegas yang dilayangkan oleh Ketua DPRD…

2 days ago

Terobosan Tegas DPRD Kukar: Perjuangkan Nasib PPPK agar Dekat Keluarga dan Sejahtera!

TENGGARONG, indcyber.com  — Langkah berani dan penuh keberpihakan kembali ditunjukkan oleh lembaga legislatif Kabupaten Kutai…

3 days ago