Categories: Samarinda

Zuraidah:Tidak Ada Alasan Masyarakat Untuk Melanggar Aturan Karena Walikota Andi Harun Hebat Turun Langsung Memperhatikan Rakyat Kecil

INDCYBER.COM,SAMARINDA – Usai di sidak oleh Tim Satgas Covid – 19 Kota Samarinda yang langsung dikomandani langsung oleh Walikota Samarinda, Andi Harun, para pelaku usaha yang masih buka lewat pada waktu yang ditentukan yaitu pukul 21.00 WITA, langsung membereskan dagangan mereka.

Sri, salah seorang pedagang di kawasan Sungai Karang Mumus Samarinda mengatakan cukup kaget dengan Operasi Yustisi Gabungan tersebut.

Sebenarnya kata Sri, malam-malam sebelumnya pihak Kecamatan Kota sudah sering memperingatkan mereka untuk tidak lagi buka lewat Pukul 21.00 WITA.

Namun Wanita berusia 48 tahun tersebut mengaku terpaksa tetap buka lantaran para pelanggan baru datang lewat dari waktu yang ditentukan tersebut.

“Kasihan juga pelanggan. Siapa tahu lapar. Enggak mungkin juga kita usir pembeli. Duitnya kan dari pembeli,” jelasnya kepada awak media.

“Tapi kita ke depannya ikutin aturan pemerintah saja. Daripada tidak boleh buka sama sekali, lebih susah,” ucapnya sambil membereskan barang dagangannya.

Berbeda dengan Sri, Zuraidah salah seorang pelaku usaha lainnya mengaku tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Karena Ia menyadari kebijakan pemerintah tersebut untuk kebaikan dan kesehatan masyarakat itu sendiri.

Karena itulah warga Samarinda Ilir ini mengatakan Ia sudah membereskan dagangannya sejak pukul 20.30 WITA.

“Yah walaupun pendapatan menurun tapi tidak apa-apa, hari ini tidak ada besok pasti ada rezekinya. Yang penting kawan sehat dulu biar bisa cari duit,” ucapnya tertawa.

Zuraidah juga mengatakan sangat bangga dengan Pemerintah Kota beserta TNI Polri yang mau turun secara langsung memperingatkan warganya untuk taat prokes.

“Apalagi Walikota kita. Bangga saya, beliau sangat hebat mau turun melihat kita rakyat kecilnya. Jadi tidak ada alasan kita masyarakat mau melanggar aturan,” pungkasnya.

Editor:Slamet

Redaksi -

Recent Posts

Gugah Semangat Patriotisme, FPK Usung Lagu Perjuangan dan Busana Pahlawan di Lomba Karaoke HUT RI ke-81

SAMARINDA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sweet Memories Kafe &…

1 day ago

SKANDAL LIMBAH PHM Rp598 MILIAR: Menguliti Pelanggaran Hukum, Modus Cost Recovery, dan Bobroknya Pengawasan SKK Migas

Balikpapan, indcyber.com - Pengelolaan limbah pengeboran di Wilayah Kerja Mahakam oleh PT Pertamina Hulu Mahakam…

3 days ago

SOLUSI LAMBAN UNTUK JALAN NASIONAL JEMBAYAN: MASYARAKAT MASIH MENUNGGU KEPASTIAN

Tenggarong, indcyber.com - Masalah longsor yang melumpuhkan sebagian Jalan Nasional Jembayan kembali menjadi sorotan. Meskipun…

3 days ago

Bobrok Administrasi ATR/BPN Kaltim: Dokumen Warkah Hilang, Modus Cacat Hukum Mengemuka dalam Sengketa Lahan Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com — Praktik maladministrasi dan dugaan perbuatan melawan hukum kembali mencoreng institusi Kementerian Agraria…

3 days ago

Dibalik Benteng “Putusan Praperadilan”: Menelanjangi Celah Sistem dan Potensi Pelanggaran Hukum Proyek Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA, indcyber.com— Klarifikasi resmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terkait penolakan permohonan Praperadilan proyek revitalisasi…

4 days ago

EKSPANSI BATU BARA MENGGILAS ZONA LINDUNG: EKOSISTEM TELUK ADANG DI UJUNG TANDUK

PASER, indcyber.com — Kawasan Cagar Alam Teluk Adang di Kabupaten Pasir (kini Kabupaten Paser), Kalimantan…

4 days ago