YANG KITA BELA ADALAH KEPENTINGAN RAKYAT

INDCYBER.COM, SAMARINDA -Di tahun 2018 ini adalah bisa dikatakan tahun paling buruk bagi Provinsi Kaltim bukan saja masalah pembangunan Masjid di Lapangan Kinibalu tapi juga mendera para siswa siswi SMA 16, karena sudah sebelas hari para siswa tersebut belajar dengan menumpang di Perpustakaan Daerah Kaltim Jalan Juanda Samarinda.

Hal ini merupakan buntut dari rencana Pemkot Samarinda memindahkan proses belajar mengajar SD Negeri 006 ke SDN 007.Perlu diketahui jika selama ini SMAN 16 dan SDN 006 dalam proses belajar mengajar harus berbagi ruangan.

Namun, belakangan rencana pemindahan SDN 006 ke SDN 007 ini mendapat penolakan dari orangtua siswa SDN 006.

Para orangtua bersikeras agar SDN 006 tak dipindah. Walhasil, para orangtua siswa SDN 006 melarang aktivitas belajar SMAN 16 di gedung yang lahannya merupakan milik Pemprov Kaltim tersebut.

“SD 006 dan 007 itu kewenangan Pemkot. Pemprov turun karena SMAN 16 terlibat. Karena SMA jadi kewenangan Provinsi. Sudah 11 hari tak masuk sekolah. Dan dia menempati perpustakaan. Kan tidak mungkin kita sebagai pemerintah membiarkan,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub, kala meninjau SMAN 16, Selasa (25/9/2018).

Kendati SMAN 16 milik Pemprov, menurut Rusman, pihaknya tak ingin membela salah satu sekolah.

“Sebagai pemerintah kita ingin semua anak kita sekolah. Ya SD 006, 007, maupun SMA 16,” tegas Rusman.

Rusman pun secara tegas meminta Pemkot Samarinda, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengambil kebijakan tegas.

“Persoalan ini perlu percepatan penyelesaian. Bagaimana teknisnya, itu Disdik yang atur. Pemkot harus ambil kewenangan. Sebab, persoalan ini tak boleh berlarut,” tegas Rusman.

DPRD Kaltim, kata Rusman, mendukung penuh upaya Pemkot memindahkan proses belajar mengajar SDN 006 ke 007, yang lokasinya juga tak jauh.

Soal kekurangan ruang kelas di SDN 007, menurut Rusman bisa diatasi di tahun depan.

“Kan penambahan ruang kelas bisa diprioritaskan untuk dialokasikan 2019. Jadi, tidak ada lagi kelas sore. Sebagai pemerintah, kita tidak bela siapapun. Yang kita bela adalah kepentingan rakyat,” tutur Rusman.

Dalam pertemuan ini selain dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim H Rusman Yakub juga hadir anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda dr Sri Pujiastuti, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda H Ahmad Hidayat, Sekretaris Dinas Pendidikan Kaltim serta undangan lainnya.

Redaksi -

Recent Posts

TERAS SAMARINDA DIPANTAU PASCA AKSI 214, KERUSAKAN DINILAI MINIMAL

Samarinda, indcyber.com— Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan respons cepat dan terukur pasca Aksi 214 dengan melakukan…

8 hours ago

Gubernur Kaltim di Pusaran Kontroversi: Antara Protokol, Keangkuhan, dan Krisis Keteladanan

SAMARINDA, indcyber.com – Suasana mencekam di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur pada 21 April kemarin…

12 hours ago

Massa Aliansi Perjuangan masyarakat Kaltim Pukul Mundur ke Arah Bank BTN, Sisa Massa Depan korem, 4 Ambulans Dikerahkan, massa mulai membubarkan diri

SAMARINDA, indcybe.com– Ketegangan yang terjadi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur akhirnya memuncak pada Selasa…

1 day ago

Kaltim Memanas: Massa Aliansi Perjuangan Bertahan Hingga Malam, Kericuhan Pecah di Depan Kantor Gubernur

SAMARINDA, indcyber.comm– Situasi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur belum kunjung kondusif hingga Selasa (21/4)…

1 day ago

Ribuan Personel Disiagakan, Aparat Perkuat Pengamanan Aksi 21 April di Samarinda

Sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah berfoto bersama usai apel gelar pasukan…

2 days ago

Proyek Jalan Rp 27.015.463.561 Miliar di Kaltim Diduga “Diatur”, Pekerjaan Sudah Berjalan Sebelum Tender Dimulai

SAMARINDA, indcyber.com– Dugaan praktik korupsi kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek pelebaran…

2 days ago