SAMARINDA, indcyber.com – Gelombang kekecewaan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat kembali memuncak. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (ARAK) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Tengku Umar, Karang Paci, Kota Samarinda, pada Rabu (10/6/2026) siang.
Aksi yang dimulai sejak pukul 11.30 WITA tersebut dipicu oleh kekecewaan mendalam atas hasil Rapat Paripurna DPRD Kaltim yang dinilai sengaja mengulur waktu terkait pengesahan Hak Angket. Massa menuding para anggota dewan tengah memainkan “drama politik” dengan mengembalikan usulan Hak Angket ke Badan Musyawarah (Bamus).
Di bawah komando koordinator lapangan (Korlap) Kamarul Azwan, sekitar 80 massa aksi membawa tiga tuntutan krusial yang ditujukan langsung kepada DPRD Provinsi Kaltim:
1. Audit Total Kebijakan Pemprov Kaltim: Massa mendesak audit menyeluruh terhadap dugaan pemborosan anggaran sebesar Rp25 Miliar untuk renovasi rumah dinas, ruang kerja, dan pengadaan fasilitas mewah di tengah masa efisiensi.
2. Stop Praktik KKN: Menolak keras dugaan konflik kepentingan (conflict of interest) dalam tata kelola pemerintahan, termasuk penunjukan langsung yang sarat akan kepentingan kekeluargaan.
3. Optimalkan Fungsi Pengawasan: Mendesak DPRD Kaltim menjalankan fungsi pengawasan secara total dan tidak pasif terhadap eksekutif melalui instrumen Hak Angket.
“Kami sangat kecewa menyaksikan siaran langsung Paripurna. Mengapa Hak Angket justru dikembalikan ke Bamus untuk dijadwal ulang? Ini penundaan yang disengaja. Lembaga yang seharusnya mewakili rakyat justru mengkhianati kepercayaan publik,” ujar Kamarul Azwan dalam orasinya.
Kronologi Aksi: Dari Bentang Spanduk hingga Bakar Ban
Aksi yang semula berjalan damai perlahan memanas seiring tidak adanya perwakilan anggota dewan yang menemui massa. Berikut adalah runtutan peristiwa di lapangan:
Pukul 11.57 WITA: Massa yang frustrasi mulai melakukan perusakan terhadap baliho gambar Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kaltim di depan gedung dewan.
Pukul 12.18 WITA: Pengunjuk rasa menggelar spanduk bergambar wajah pimpinan DPRD di tengah jalan raya agar dilindas oleh kendaraan yang melintas.
Pukul 12.50 – 13.05 WITA: Setelah sempat istirahat, massa kembali berorasi dan mulai membakar ban bekas di depan pintu gerbang utama.
Detik-Detik Ketegangan dengan Aparat
Eskalasi massa meningkat drastis pada pukul 13.45 WITA ketika beberapa demonstran mulai memotong dan membongkar kawat berduri yang terpasang di atas pagar pembatas. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya paksa untuk menerobos masuk ke dalam halaman Kantor DPRD Kaltim.
Melihat situasi yang mulai tidak kondusif, aparat keamanan bergerak cepat menghalau massa. Ketegangan fisik sempat terjadi hingga petugas terpaksa menyemprotkan air (water cannon) untuk memecah konsentrasi massa yang mencoba merobohkan barikade kawat berduri.
Pembacaan Pakta Integritas dan Ancaman Aksi Susulan
Sebelum membubarkan diri, ARAK sempat memasang spanduk raksasa berisi Pakta Integritas Aliansi Rakyat Kalimantan Timur di tiang baliho DPRD. Dokumen tersebut menegaskan bahwa Hak Angket adalah harga mati dan merupakan ujian apakah DPRD berdiri bersama rakyat atau bersembunyi di balik tirani kekuasaan.
Pada pukul 14.08 WITA, massa menyampaikan pernyataan sikap penutup. Mereka menegaskan akan kembali turun ke jalan dengan estimasi massa yang jauh lebih besar dan gerakan yang lebih radikal pada pelaksanaan Rapat Paripurna berikutnya jika tuntutan mereka tetap diabaikan.
Aksi unjuk rasa akhirnya selesai dan massa membubarkan diri secara tertib pada pukul 14.30 WITA dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pimpinan maupun Sekretariat DPRD Kaltim terkait tuntutan dan pakta integritas yang disodorkan oleh massa aksi. (SHANDY)
SAMARINDA, indcyber.com– Kedok culas para pelaku kejahatan sektor pertambangan di Kalimantan Timur satu per satu…
KRAYAN, indcyber.com– Slogan "membangun dari pinggiran" yang kerap digelorakan dari istana Jakarta terbukti menjadi lelucon…
SAMARINDA, indcyber.com– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda kembali menunjukkan komitmennya dalam menata urat nadi transportasi…
TANJUNG SELOR, indcyber.com– Narasi "aman dan sesuai aturan" yang didengungkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov…
SAMARINDA. Indcyber.com– Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara Komando Garuda Sakti (LAI BPAN…
SAMARINDA, indcyber.com– Sebuah unggahan video dari akun TikTok @amb_yok (id video: 7633276148322979079) secara sepihak menyerang…