Korban Pembacokan Kepala Adat Kukar dan Kepala Adat Kaltim,Rustani dan Jurhani. (foto: HO)
Penulis :Tim Redaksi
Indcyber.com, Samarinda – Sabtu (20/2) sore dua orang masing-masing Kepala Adat Propinsi Kaltim Rustani,SH dan Kepala adat Kukar Jurhani di datangi delapan orang tak dikenal dan langsung menyerang. Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Samarinda Seberang Tidak jauh dari RSUD Ia Muis.
Dalam peristiwa penyerangan tersebut, Rustani,SH Kepala Adat Propinsi Kalimantan Timur mengalami luka robek di tanganya dan luka sayat sepanjang 5-10 Cm di bagian Belakang. Sementara Jurhani juga mengalami luka robek di tangan, ibu jari dan punggung.Keduanya saat ini sedang menjalani perawatan jalan.
Menurut saksi mata yang berada di lokasi saat penyerangan kedua korban, dalam kegiatan acara Ritual Adat Tolak Bala sedang berlangsung, sekitar jam 6 sore. 8 orang Tersangka datang dengan membawa sebilah parang, Tiba tiba langsung menimpas.
Sementara itu dugaan dari motif penyerangan dan berujung pembacokan segerombolan oleh para preman tersebut adalah suruhan seseorang yang tidak suka adanya kegiatan Acara Adat Ritual Adat Tolak Bala atau bisa dikatakan adanya kecemburuan Sosial.
Kepada indcyber.com,Rustani,SH maupun Jurhani meminta pertanggung jawaban,karena mereka telah melakukan keributan di acara adat yang sakral. Dalam bentuk yakni harus menyelesaikan denda secara Adat, oleh Kepala Adat secara Hukum Adat.
“Karena ini masuk dalam tindakan kriminal,maka secara hukum negara saya secara resmi sudah melaporkan ke aparat Kepolisian Samarinda Seberang,”kata Rustani,SH didampingi Jurhani.(MMJ)
Indcyber.com, SAMARINDA – Di tengah derasnya arus informasi digital dan munculnya berbagai platform berbasis kecerdasan…
Indcyber.com , SAMARINDA – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menegaskan…
JAKARTA, indcyber.com – Warga di tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) diimbau untuk…
SAMARINDA, indcyber.com— Sebuah pengakuan mengejutkan beredar luas di media sosial terkait adanya dugaan ketidaksesuaian (discrepancy)…
SAMARINDA, indcyber.com– Aroma busuk dugaan korupsi, suap, dan mafia tambang kembali menyengat Kantor Kesyahbandaran dan…
Tenggarong, indcyber.com– Usai dinyatakan bebas, seorang warga net yang dikenal melalui akun media sosialnya langsung…