Categories: Kutai Kartanegara

Alif:Pemekaran Desa Bangun Rejo Sudah Sangat Layak Demi Pemerataan Perekonomian Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara HM Alif Turiadi,SE.(slamet)

INDCCYBER.COM,KUKAR-Bangun Rejo adalah salah satu desa di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Bangun Rejo biasa dikenal dengan nama L3, yang memiliki 4 blok yaitu Blok A, B, C, dan D1. Bangun Rejo memiliki 2 sekolah dasar negeri dan 4 sekolah dasar swasta Islam.

Desa Bangun Rejo kini telah memiliki kurang lebih 13 ribu penduduk kini tinggal menunggu selangkah lagi akan dimekarkan dengan didasari dokumen dokumen penunjang yang telah lama diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sejak tahun 2015 silam.

Guna mengetahui sejauh mana proses tersebut indcyber.com berinisiatif mengkonfirmasi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara HM Alif Turiadi,SE di ruang kerjanya.

Alif mengatakan jika pihaknya pada pertemuan minggu lalu hanya sebatas memfasilitasi diskusi yang telah dilakukan Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang, Tim Pemekaran serta OPD terkait.Namun Alif tak memungkiri jika desa Bangun Rejo memang sudah selayaknya dimekarkan.

“Perlu diketahui jika pemekaran desa Bangun Rejo itu adalah murni keinginan masyarakat yang sudah sejak lama jadi tidak ada kaitannya dengan politik 2024,namun juga tidak dipungkiri jika ujungnya nanti ke arah sana. Saya dan mas Agustinus juga mendukung pemekaran tersebut,”ujar Alif di ruang kerjanya, Rabu(2/6/2021).

Masih lanjut politisi senior Gerindra Kutai Kartanegara ini jika pemekaran tersebut sangat positif karena selain mempermudah akses masyarakat dalam mengurus administrasi juga sebagai bentuk pemerataan peningkatan perekonomian masyarakat desa Bangun Rejo itu sendiri dan desa persiapan kedepannya.

“Kajian dari Balitbangda Kukar informasi terakhir yang saya terima kini tinggal menunggu kekurangan dokumen dari tim Pemekaran itu sendiri.Jika semua telah terpenuhi maka tinggal menunggu langkah selanjutnya.Saya dan Agustinus baik secara pribadi ataupun kelembagaan sangat mendukung pemekaran desa Bangun Rejo,dengan tujuan agar pemerataan perekonomian masyarakat semakin merata pasca tambang,”pungkasnya.

Penulis:Slamet Pujiono
Editor:Fahri

Redaksi -

View Comments

Recent Posts

MENETASNYA BENCANA ANGGARAN Rp183,5 MILIAR KALTIM

​Mencederai Hukum dan Fungsi Pengawasan: Tatapan Tajam ke PPK 1.9, Satker PJN I, dan BBPJN…

4 days ago

Proyek Jalan Rp196,8 Miliar di Kutai Barat Disorot : Aspal Diduga 2–3 Cm, Drainase Menyusut, BBPJN Kaltim Wajib Buka Data

Kutai Barat, indcyber.com — Proyek preservasi jalan ruas Sp. Blusuh–Sp. 3 Damai–Barong Tongkok–Melak (Sp. Blusuh–Melak)…

4 days ago

Jalan Loa Janan Amblas Parah, BPBJN Kaltim Berdalih ‘Tanah Lunak’: Kegagalan Perencanaan atau Pembiaran Berbahaya?

LOA JANAN, KUKAR, indcyber.com— Bencana kegagalan struktur jalan di wilayah Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara,…

4 days ago

BANCAKAN ANGGARAN DI ATAS BATU BERSATU: MENGULITI BOBROKNYA PROYEK JALAN MARGASARI–KUKAR

KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Proyek seumur jagung kembali roboh. Uang rakyat menguap miliaran rupiah, sementara…

5 days ago

GALI LUBANG PIDANA KADES SIDOMULYO: Ngaku ‘Dizalimi’ & Ancam Tuntut Berita Hoaks

Dokumen Klarifikasi Justru Jadi Bukti Pengakuan Dosa Pungli Emas dan Pencaplokan Wilayah!   KUTAI KARTANEGARA,…

6 days ago

SKANDAL JALAN AMBRUK BERULANG MARGASARI KUKAR: ABRASI MAHAKAM JADI ALIBI, DUGAN BOBROKNYA PROYEK DAN PERMAINAN ANGGARAN HARUS DITUNTASKAN!

LOA KULU, KUTAI KARTANEGARA, indcyber.com — Kerusakan berulang pada Jalan Poros Tenggarong–Loa Janan, khususnya di…

6 days ago