Indcyber.com, Samarinda, — Warga Samarinda kembali dibuat geram dengan kualitas proyek infrastruktur yang dinilai asal jadi. Penutup drainase di Jalan Awang Long, tepatnya di depan Holland Bakery, mengalami kerusakan parah. Padahal proyek ini baru selesai dikerjakan beberapa bulan lalu. Kini, penutup drainase tersebut terlihat amblas dan pecah, membahayakan pengguna jalan.
Kondisi tersebut menjadi sorotan warga dan viral di media sosial. Banyak netizen mempertanyakan kualitas pekerjaan dan pengawasan dari pihak terkait.
“Baru sebentar jadi, sudah amblas. Ini proyek asal-asalan, uang rakyat kok dipermainkan,” ujar salah satu warga di lokasi.
Beberapa kendaraan nyaris tergelincir akibat kondisi lubang yang tidak diberi tanda peringatan. Ironisnya, tidak terlihat upaya perbaikan maupun pengamanan dari pihak kontraktor maupun dinas terkait.
Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat juga mendesak agar Pemkot Samarinda dan Dinas PU segera turun tangan. Mereka menilai ini bukan sekadar kelalaian teknis, tapi bentuk pemborosan anggaran yang bisa berujung pada dugaan korupsi proyek.
“Kami minta penegak hukum memeriksa proyek ini! Jangan sampai terus terulang dan merugikan masyarakat,” tegas seorang pegiat antikorupsi lokal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUPR maupun kontraktor pelaksana proyek.(***)
SAMARINDA, indcyber.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur bergerak…
Samarinda, indcyber.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur…
Samarinda, indcyber.com – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) menggelar rapat diskusi dan edukasi yang…
MENGAPA PEMBERI SUAP MELENGGANG BEBAS ? SAMARINDA, indcyber.com — Publik Kalimantan Timur kembali disuguhkan…
BONTANG, indcyber.com – Sebuah rumah tinggal yang berlokasi di Jalan P. Suryanata, Gang Pemula, No.…
SAMARINDA, indcyber.com – Aliansi yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Hukum (IMPERIUM) menggelar aksi…