Bunda Gilfa Dorong Fashion Jadi Prioritas dalam Raperda Ekonomi Kreatif Samarinda

Musrifah Gilfa, yang akrab disapa Bunda Gilfa, memberikan keterangan kepada wartawan saat menghadiri rapat finalisasi Raperda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda, Selasa (2/12/2025). (Foto: Fathur)

Indcyber.com, SAMARINDA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif di DPRD Kota Samarinda kembali menjadi sorotan, khususnya terkait perlunya penguatan subsektor fashion yang dinilai belum mendapat perhatian optimal.

Musrifah Gilfa, yang akrab disapa Bunda Gilfa, penggiat fashion sekaligus pendiri brand lokal Gilfante, menegaskan pentingnya mengakomodasi fashion sebagai subsektor yang berdiri sendiri dalam regulasi daerah.

“Keputusan hari ini semoga membuka ruang lebih besar bagi subsektor fashion. Dari 17 subsektor ekonomi kreatif, fashion memiliki ekosistem yang jauh lebih luas dibanding subsektor model,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Selasa (2/12/2025) di DPRD Samarinda.

Bunda Gilfa menyoroti fakta bahwa dalam regulasi Ekonomi Kreatif Kementerian, fashion belum disebut secara spesifik—yang tercatat hanyalah subsektor model. Padahal, kata dia, fashion mencakup seluruh rantai ekosistem, mulai dari desain, produksi, distribusi, hingga pemasaran. “Karena itu, saya mengusulkan agar dalam Raperda nanti fashion disebut jelas sebagai subsektor mandiri,” tegasnya.

Komunitas Fashion Samarinda Semakin Berkembang

Sebagai Ketua Komunitas Fashion Samarinda, Bunda Gilfa mencatat jumlah pelaku fashion di Kota Tepian terus meningkat. Setiap tahun, komunitas membuka rekrutmen anggota baru, termasuk pelajar dan ibu rumah tangga. Komunitas ini menjadi ruang sosial bagi anggota untuk belajar, bertukar pengalaman, dan mengasah keterampilan.

“Sejak hijrah ke Samarinda pada 2016, saya melihat perlunya ruang bersama bagi pelaku kreatif untuk berkembang. Dari situ, komunitas yang kami kelola tumbuh menjadi wadah pembinaan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Gilfante, Wadah Kreatif bagi Pelaku Lokal

Selain mengelola komunitas, Bunda Gilfa juga aktif mengembangkan brand fashion lokal Gilfante sebagai tempat pelaku kreatif menyalurkan ide dan berkarya. “Usaha ini bersinergi dengan komunitas. Anggota yang sudah mandiri bisa berkembang, sementara pemula kami bimbing sejak dasar,” jelasnya.

Ia berharap Raperda Ekonomi Kreatif bisa memberikan dukungan nyata bagi fashion, mulai dari pembinaan, penyediaan ruang pamer, hingga akses pemasaran. “Musik memang jadi unggulan di Samarinda, tapi fashion juga memiliki potensi besar jika diberikan ruang yang tepat,” pungkasnya.

Reporter: Fathur| Editor: Awang

Awang

Recent Posts

Dugaan Penyimpangan Proyek APBD Rp 2,28 Miliar di Paser: Pengawasan Publik dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

TANAH GROGOT, indcyber.com— Sorotan tajam tertuju pada proyek pengadaan dan penataan interior milik Pemerintah Kabupaten…

17 hours ago

PONTON BATU BARA RATAKAN PERMUKIMAN DI MAHAKAM: KELALAIAN FATAL ATAU KEJAHATAN PELAYARAN?

LOA JANAN , indcyber.com— Insiden kelam kembali mencoreng aktivitas pelayaran niaga batu bara di sepanjang…

2 days ago

Darurat Korsleting Listrik Hantui Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Desak Evaluasi Total dan Solusi Nyata untuk Warga!

TENGGARONG, indcyber.com  — Musibah kebakaran yang kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kartini, Tenggarong…

1 week ago

Wawali Samarinda Harapkan Revitalisasi Sekolah Pacu Semangat Belajar dan Prestasi Pelajar

SAMARINDA, indcyber.com — Pemerintah Kota Samarinda menggelar kegiatan Gelar Griya (Open House) Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi…

1 week ago

Warga Muara Jawa Ulu Sumringah! Jalan Pandawa Mulus Berkat Kawalan Ketat Rahmat Dermawan, DPRD Kukar Komit Tuntaskan Infrastruktur hingga ke Pelosok RT

Tenggarong, indcyber.com  — Wajah Jalan Pandawa RT 22, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa,…

1 week ago

DARURAT UDARA KUKAR! DPRD Desak Perpanjangan PJJ & Sentil Keras Gerakan “Open Donasi” Pemerintah

TENGGARONG, indcyber.com  — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti…

1 week ago