Categories: BERANDASamarinda

Dandim 0901/Samarinda Tegaskan Komitmen Transparansi: TNI Dukung Pengungkapan Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras

SAMARINDA, indcyber.com – Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma menunjukkan sikap kooperatif dan terbuka saat menerima kedatangan puluhan mahasiswa dari Universitas Mulawarman (UNMUL) dan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Samarinda pada Rabu (8/4/2026) sore.

Aksi yang berlangsung di depan Markas Korem 091, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis tersebut berjalan tertib di bawah pengawalan personel keamanan. Massa aksi membawa sejumlah tuntutan terkait solidaritas terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus, serta poin-poin aspirasi mengenai transparansi hukum dan keadilan sosial.

Respon Cepat dan Humanis Dandim 0901/Samarinda

Menanggapi kehadiran para mahasiswa, Dandim 0901/Samarinda, **Kolonel Infanteri Arif Hermad**, turun langsung menemui massa untuk mendengarkan aspirasi mereka. Dalam dialog tersebut, Kolonel Arif menegaskan bahwa pihak TNI sangat menyayangkan insiden yang menimpa Andrie Yunus dan mendukung penuh upaya pengungkapan kasus secara transparan.

“Kami menerima penyampaian aspirasi dari adik-adik mahasiswa. Tuntutan-tuntutan ini nanti akan kami laporkan ke pimpinan. Kami juga sependapat bahwa permasalahan ini harus diungkap secara transparan sesuai aturan yang berlaku,” tegas , Kolonel Inf Arif Hermad.

Beliau juga menambahkan bahwa proses internal terkait penanganan kasus tersebut sedang berjalan di tubuh TNI, menunjukkan komitmen institusi dalam menjaga integritas dan profesionalisme prajurit.

Poin-Poin Aspirasi Mahasiswa

Dalam aksi yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.15 WITA tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh poin utama, di antaranya:

 1. Pengungkapan aktor intelektual kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

 2. Transparansi proses hukum dan keterlibatan peradilan umum.

 3. Evaluasi terhadap regulasi (Tolak UU TNI No. 3 Tahun 2025).

 4. Perlindungan saksi dan keluarga korban dari segala bentuk intimidasi.

 5. Audit internal terkait penggunaan kekuatan dan pola intelijen.

 6. Pembentukan TGPF  (Tim Gabungan Pencari Fakta).

 7. Jaminan keamanan bagi masyarakat yang menyampaikan kritik dan aspirasi.

Komitmen TNI: Menjaga Kemanunggalan dengan Rakyat

Meskipun dinamika aksi sempat memanas, situasi di Samarinda dipastikan tetap aman dan kondusif. Kolonel Arif menekankan bahwa TNI adalah bagian dari rakyat dan akan selalu berdiri bersama rakyat.

“Saya selalu menekankan kepada prajurit agar selalu baik dengan rakyat, tidak boleh menyakiti hati rakyat, dan harus membantu masyarakat,” pungkasnya.

Hingga massa membubarkan diri menjelang petang, koordinasi antara pihak keamanan dan peserta aksi menunjukkan kedewasaan berdemokrasi di Kota Samarinda. Pihak Korem 091/ASN memastikan seluruh masukan mahasiswa akan sampai ke tingkat pimpinan sebagai bahan pertimbangan kebijakan lebih lanjut.

Laporan: Tim Liputan Samarinda

Rabu, 8 April 2026**

indcyber

Recent Posts

Kanwil Kemenkumham Kaltim Tegaskan PT Kalimanis Plywood Industries Tidak Terdaftar di Database AHU Online

​SAMARINDA. Indcyber.com— Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur secara…

2 days ago

Keadilan untuk Musliadi! Menakar Celah Hukum Putusan NO PN Samarinda dan Ujian Nurani Majelis Hakim Pengadilan Tinggi

SAMARINDA , indcyber.com— Ironi penegakan hukum di ruang peradilan kembali menguji rasa keadilan publik. Musliadi,…

3 days ago

DPR KETOK PALU, SUYUDI ARIO SETO RESMI GANTIKAN LISTYO SIGIT

JAKARTA, indcyber.com  — DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan…

4 days ago

KAWAT 2 SENTIMETER DI JANTUNG, 14 KALI MEDIASI, Rp5 MILIAR TAK TERWUJUD

Skandal RSUD AWS Membuka Pertanyaan Lebih Besar: Ketika Pelayanan Publik Terjebak Budaya Kekuasaan dan “Bisnis…

4 days ago

Operasi Jalur Hitam Batu Bara Samarinda, Izin TUKS PT Bara Kumala Kedaluwarsa, Aktivitas Bongkar Muat Berpotensi Ilegal!

SAMARINDA. Indcyber.com — Praktik pengangkutan dan bongkar muat batu bara di kawasan Pelabuhan Samarinda berada…

5 days ago

Skenario “Penyelamat” di Balik Pencairan Rp700 Juta TPAK: Pengakuan Hudali Mukti Singkap Indikasi Pelanggaran Hukum Sistematis

Samarinda. Indcyber.com — Dalih kepedulian sosial kembali menjadi tameng klasik dalam kasus dugaan penyimpangan dana…

7 days ago